Mesin Batu Akik Meledak, Dua Warga Terluka

Kota Bima, Kahaba.- Selain menghasilkan rupiah, menggosok batu akik dengan mesin gerinda khusus batu juga bisa membawa petaka. Seperti yang dialami dua orang warga Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda, Fauji dan Afrin. Ledakan Mesin mengharuskan keduanya dirawat di Rumah Sakit.

Afrin dengan tangan yang terluka saat dirawat di PKU Muhammadiyah Bima. Foto: Bin

Afrin dengan tangan yang terluka saat dirawat di PKU Muhammadiyah Bima. Foto: Bin

Fauji, remaja berusia 19 Tahun itu pun harus mendapat 15 kali jahitan karena mengalami luka robek di paha kiri, sepanjang 10 cm. Sementara Afrin, 24 Tahun, tiga tulang telapak tangan kanannya patah.

Afrin yang ditemui di PKU Muhammadiyah Bima, Jumat (27/3) hanya terbaring lemas, dengan jari telapak tangan kanannya yang sudah diperban. Saat ditanya, ia tidak mampu bersuara. Menjawab pertanyaan Kahaba hanya bisa mengangguk.

“Afrin hari ini harus menjalani operasi. Karena patah tulang nadi, tulang telapak tangan dan jari tengah yang sudah hancur,” ujar Pian, Ipar Afrin.

Ia menceritakan, kejadiannya Kamis (26/3) sore, saat Afrin melihat M. Fauji menggosok batu akik dengan mesin gerinda disalah satu rumah warga. Tidak diketahui sebabnya, tiba – tiba saja mesin tersebut meledak.

“Suaranya besar, seperti bom. Saat itu juga mereka dilarikan ke RS untuk mendapatkan perawatan. Untungnya mereka masih dalam keadaan sadar,” katanya.

M. Fauji terluka paha kanan saat tertidur di rumahnya. Foto: Bin

M. Fauji terluka paha kanan saat tertidur di rumahnya. Foto: Bin

Sementara itu, M. Fauji yang sudah keluar dari RSUD Bima, ditemui di rumahnya juga tidak bisa memberikan keterangan. Melalui saudarinya, Fitri, diketahui memang Fauji hobi menggosok batu. Namun pada sore itu, tiba-tiba saja terdengar suara ledakan besar, yang ternyata membuat adiknya terluka.

“Untung saat menggosok batu itu Fauji memakai helm. Kami tidak bisa bayangkan jika tidak ada Helm, kepala Fauji mungkin akan banyak luka. Lihat saja kaca helmnya sampai pecah,” tuturnya sembari memperlihatkan Helm yang dipakai pria berbadan kurus itu.

Ini menjadi pelajaran bagi penggemar batu akik, terlebih yang hobi menggosok dengan Gerinda. Selain memikirkan rupiah, tapi jangan mengabaikan keselamatan.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *