Awal Tahun Ini, LPA Bima Tangani 50 Kasus

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dari Januari hingga Maret Tahun 2015, kasus kekerasan, pencabulan dan pemerkosaan anak di Kabupaten Bima, tinggi. Berdasarkan data Lembaga Perlindungan Anak (LPA), tercatat 50 kasus yang ditangani.

Ilustrasi

Ilustrasi

Tingginya kasus anak, baik sebagai pelaku maupun korban, menurut Ketua Bidang Pengembangan Organisasi dan Jaringan LPA Kabupaten Bima, Al Syafrin, karena banyak faktor. Salah satunya permasalahan dalam rumah tangga. Contoh, orang tua yang bekerja di luar daerah, menyebabkan kurangnya perhatian terhadap anak.

Kemudian, akibat pengaruh media baik smart phone maupun internet, menyebabkan anakleluasa mengakses segala informasi. Selain memiliki dampak positif, tapi juga banyak memberikan dampak negatif.

“Tidak hanya itu, penyebab lain, masih kurangnya peran Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa serta perhatian orang tua terhadap anak,” jelasnya.

Mengantisipasi itu, lanjutnya, pertengahan Tahun 2015 ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan. Rencananya kegiatan tersebut melibatkan SKPD maupun Pemerintah Kecamatan, termasuk menghadirkan guru dan siswa.

“Peran Pemerintah itu yang paling besar yang dilakukan pencegahan dengan cara sosialisasi dan pencegahan dengan program anak usia belajar tak boleh keluar malam, habis isya mengaji dan belajar,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *