Dikes Kabupaten Bima Sosialisasi Penyakit tidak Menular

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan (Dikes) mengadakan pertemuan Sosialisasi Lintas Program dan  Lintas Sektor Program Pemeliharaan dan Pemulihan Penyakit Tidak Menular (PT

Kabag Humas dan Protokol Kabupaten  Bima M. Chandra Kusuma, AP

Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Bima M. Chandra Kusuma, AP

M). Sosialisasi diberikan agar bisa dicegah sejak dini meskipun tidak menular, namun menjadi prioritas karena sering terjadi di masyarakat.

Kepala Seksi Pengamatan dan Pencegahan Penyakit Hj. Nurhaidah, S. Kep melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima M. Chandra Kusuma AP mengatakan, bahwa PTM merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi. Jumlah kasus yang dilaporkan cenderung meningkat dan daerah penyebarannya bertambah luas.

“Kerugian sosial yang terjadi antara lain karena menimbulkan kepanikan dalam keluarga, kecacatan dan kematian anggota keluarga,” terangnya.

Tidak hanya itu, dampak langsung juga bisa terjadi pada ekonomi penderita. Di mana akan munculnya biaya pengobatan yang tidak sedikit. Sedangkan dampak tidak langsung adalah kehilangan waktu kerja, waktu sekolah dan biaya lain yang dikeluarkan selain untuk pengobatan seperti transportasi dan akomodasi selama perawatan penderita.

Berdasarkan data kunjungan pasien penyakit tidak menular se-Kabupaten Bima periode Januari sampai Desember 2014 tercatat ribuan kasus PTM yang ditangani. Antara lain 1.430 Hipertensi, 565 Diabetes melitu, 1007 Asma Bronkhiale, 1.891 Rheumathoid, 2100 Kecelakaan Lalulintas, 148 Kecelakaan Rumah Tangga, 33 strok,6 PPOK, 10 Kanker Payudara, 29 Kanker Leher Rahim dan 35 Hiperthiroid.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengendalian PTM di wilayah kerja Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Bima perlu dilakukan upaya itu melalui pertemuan Sosialisasi Lintas Program dan Lintas Sektor Program. “Agar petugas mampu dan terampil dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Drs. Hefdin Umar, Apt. Hefdin berharap kedepan seluruh pihak dan instansi terkait dapat bersama-sama bekerjasama untuk menjadikan Kabupaten Bima sehat dan bersih dari berbagai macam penyakit dengan melakukan pencegahan-pencegahan dini.

“Mudah-mudahan peserta sosialisasi dapat menyampaikan materi yang telah diberi kepada lingkungan sekitar, khususnya pada keluarganya,” katanya. Selain itu, dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih mengetahui cara mencegah, agar dapat terbebas dari PTM.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *