Nasib Status Pegawai Sulhan Dkk, Bupati Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hingga saat ini Bupati Bima belum bisa mengambil sikap soal status pegawai terpidana kasus Korupsi distribusi air bersih BPBD Kabupaten Bima, Drs. Sulhan dan Drs. Jaharuddin dan Irianto. Pasalnya, hingga kini masih menunggu salinan putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Mataram.

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI. Foto: Bin

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSI. Foto: Bin

“Sampai saat ini salinan putusan PN Tipikor Mataram belum kami terima. Dipecat atau tidaknya tiga terdakwa yang terjerat kasus korupsi itu, juga belum dibahas oleh Bupati Bima bersama BKD, Inspektorat dan Bagian Hukum,” ujar Kasubag Informasi dan Pemberitaan bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima Suryadin SS, MSi.

Menurut dia, perlunya salinan putusan itu diterima Pemerintah agar bisa pelajari. Karena tidak mungkin Pemerintah mengambil sikap jika tidak dilandasi dengan dasar putusan PN Tipikor Mataram.

Dia menegaskan, Pemerintah terlebih dahulu akan mempelajarinya dan membahas secara tuntas. Apakah sudah layak dipecat atau belum. “Yang mempelajari nanti, yakni BKD Inspektoran dan Bagian hukum,” katanya.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *