Bupati Bima Pantau Ujian Nasional

Kabupaten Bima, Kahaba.- Seperti pada tahun sebelumnya, penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun ini dipantau secara langsung oleh Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM Nur M.Pd, MM.

Bupati Bima saat memantau pelaksanaan UN. Foto: Hum

Bupati Bima saat memantau pelaksanaan UN. Foto: Hum

Pada pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berlangsung serentak dari tanggal 13 sampai dengan 15 April 2015 pada 18 Kecamatan se-kabupaten Bima, Bupati yang didampingi pimpinan SKPD terkait Selasa (14/4) mengawali pantauan pelaksanan ujian nasional di SMA 1 Palibelo.

“Di SMA tersebut, Bupati memasuki ruangan ujian dan melihat langsung keadaan siswa peserta ujian. Di sela-sela pemantauan, Bupati menyampaikan bahwa selaku kepala daerah menginginkan para peserta ujian dapat mengerjakan soal ujian dengan teliti. Sehingga hasil diharapkan dapat lulus 100 persen,” ujar Kabag Humas dan Protokol M. Chandra Kusuma, AP.

Sementara itu, Kepala sekolah SMA 1 Palibelo yang juga sebagai panitia pelaksana A. Azis, S.Pd mengatakan pada hari kedua pelaksanana ujian nasional, mata pelajaran yang diujikan yaitu Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika dan Biologi. Sedangkan untuk program Ilmu pegetahuan Sosial, para siswa mengikuti ujian matematika dan Sosiologi.

Sementara itu, lanjut A. Azis, hari Rabu 15 April 2015 para siswa Ilmu Pengetahuan Alam mengikuti ujian mata pelajaran Bahasa Inggris dan Fisika. Sedangkan untuk Ilmu Pengetahuan Sosial mata pelajaran yang diujikan yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Ekonomi.

Azis menambahkan, peserta yang terdaftar mengikuti ujian di SMA 1 Palibelo 161 orang, dan yang mengikuti ujian sebanyak 157 peserta sedangkan empat peserta tidak mengikuti ujian karena satu orang sakit, satu orang mengundurkan diri serta dua orang telah menikah.

“Siswa yang berhalangan diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan pada tanggal 20 sampai dengan 22 April 2015,” katanya.

Selanjutnya Bupati bersama rombongan menuju SMA 1 Woha. Wakil kepala sekolah tersebut Najarudin menyampaikan, jumlah siswa peserta ujian nasional sebanyak 382 siswa pada 21 ruangan yang tersedia. Dari jumlah tersebut 1 peserta tidak hadir tanpa keterangan.

Usai meninjau SMA 1 Woha, Bupati dan rombongan selanjutnya menuju SMA 1 Belo dengan 260 peserta ujian. Dari jumlah tersebut siswa mengikuti ujian nasional sebanyak 257 peserta dan tiga orang tidak mengikuti ujian nasional dikarenakan satu orang sudah menikah dan dua orang keluar daerah dengan jumlah ruangan yang tersedia sebanyak 14 ruangan.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *