Hasil Operasi Simpatik, Pengendara tak Pakai Helm Masih Tinggi

Kota Bima, Kahaba,- 15 hari menggelar Operasi Simpatik, tercatat pelanggaran yang paling banyak dari pengguna jalan, terutama kendaraan bermotor, didominasi pengendara yang tidak memakai Helm. Padahal, Helm merupakan perlengkapan utama saat berkendara.

Kasat Lantas Polres Bima Kota AKP. Aditya Pandita. Foto: Teta

Kasat Lantas Polres Bima Kota AKP. Aditya Pandita. Foto: Teta

Kasat Lantas Polres Bima Kota AKP. Aditya Pandita mengaku, yang ditemukan selama menggelar Razia secara Nasional itu, pengendara motor yang tidak memakai helm. Pengendara tidak pernah berpikir akan keselamatannya di jalan.

“Saya juga heran ko’ masih banyak yang mengabaikan keselamatan dijalan. Padahal memakai Helm itu hal utama yang dipakai saat berkendara,” ujarnya, Rabu (15/4).

Padahal, sambungnya, setiap pagi hari pihaknya selalu sosialisasi dan member pemahaman kepada pengendara untuk selalu menggunakan helm.

“Lihat saja di atas jam 10.00 Wita, Banyak sekali pengendara yang tidak menggunakan helm,” ungkapnya.

Selain Helm, pelanggaran yang sering ditemui saat Razia yakni pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Setiap kali petugas bertanya kepada pengendara, banyak sekali yang beralasan STNK atau SIM nya ketinggalan di rumah.

“Inilah kesadaran yang belum terbangun. Mestinya setiap berkendara, wajib hukumnya surat-surat kendaraan dibawa,” tuturnya.

Aditya menyebutkan, selama operasi simpatik, ditilang sebanyak 137 unit kendaraan bermotor berbagai merek dan menegur 547 pengendara yang tidak menggunakan kelengkapan berkendara seperti, Helm, SIM dan STNK. “Angka ini masih cukup tinggi,” tambahnya.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *