FRM Desak Jaksa Tahan Koruptor Kasus Sumur Bor

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tak ada kejelasan penanganan kasus sumur Bor, Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Front Rakyat Menggugat, Kamis (16/4) menggelar aksi dan mendesak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima segera menahan tersangka TY. (Baca. Tersangka Kasus Korupsi Diangkat Jadi Kadis)

FRM saat diterima pihak Kejaksaan Negeri Raba Bima. Foto: Teta

FRM saat diterima pihak Kejaksaan Negeri Raba Bima. Foto: Teta

Koordinator aksi Firmansyah dalam orasinya mempertanyakan tentang kasus dugaan korupsi sumur bor di wilayah Kecamatan Sape Tahun 2007 dan kasus sugaan korupsi Sumur Bor di Kecamatan Langgudu Tahun 2008.

Karena menurutnya, kasus itu sudah sangat lama ditangani Kejari Raba Bima. Tapi, sampai saat ini tersangka tak kunjung ditahan. “Apa yang sesungguhnya terjadi dalam penanganan kasus ini,” tanyanya.

Aksi tersebut, kata dia, untuk meminta kepastian hukum kasus itu. Karena selama ini, masyarakat terus dibingungkan dengan proses hukum yang dinilai tidak ada ujung.

Kasi Intelejen Kejari Raba Bima Lalu Muhammad Rasyidi mengatakan, setiap penanganan perkara punya tahapan yang akan dilakukan, sebelum tersangka ditahan.

“Memang perkara ini cukup lama ditangani, karena disebabkan oleh kendala-kendala audit dari Tim Unram Mataram,” jelasnya.

Pihaknya saat ini, masih kesulitan menghitung kerugian negara atas kasus tersebut. Padahal sudah dua kali mengirim surat permohonan ke Tim audit Tehnik Sipil Unram, namun belum juga ada jawaban.

“Kalau sudah ada hasil kerugian, baru kami berani mengambil tindakan dan menahan tersangka,” tuturnya.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *