Kader Demokrat Misfalah Mendaftar Jadi Cabub

Kabupaten Bima, Kahaba.- Muncul nama baru pada suksesi Pemilukada Kabupaten Bima. Misfalah, SPd kader Partai Demokrat itu telah mendaftarkan dirinya menjadi Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bima di Partai Demokrat.

Misfalah SPd melalui Pengurus DPD Partai Demokrat NTB, Surya Putra Dinata saat mendaftar di  Kantor Demokrat.

Misfalah SPd melalui Pengurus DPD Partai Demokrat NTB, Surya Putra Dinata saat mendaftar di Kantor Demokrat.

Langkah Srikandi satu-satunya yang duduk menjadi Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil VI, wilayah Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima itupun sudah bulat. Keinginan untuk maju menjadi Bacabup melalui partai yang membesarkannya diambil sebagai bagian dari ikhtiar politiknya.

“Saya berkomitmen untuk turut bahu membahu bersama kader lainnya, guna membesarkan Partai Demokrat serta memperjuangkan kepentingan serta aspirasi masyarakat di Kabupaten Bima,” ujarnya, Selasa (21/4).

Dirinya memastikan diri ikut dalam seleksi Bacabup, setelah mendaftar Senin (20/4) kemarin di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima. Misfalah datang mendaftar bersama sejumlah tim dan didampingi suami tercinta.

Wanita kelahiran Langgudu ini berkeyakinan, jika potensi lima kursi yang dimiliki Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Bima bisa dioptimalkan bersama-sama seluruh komponen kader lainnya, maka perjuangan politik tidak akan ada yang sia-sia.

Terkait perolehan kursi saat ini di DPRD Kabupatetan Bima, dirinya mengapresiasi kerja-kerja politik yang telah dilakukan oleh seluruh Caleg dan Pimpinan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima pada Pemilu 2014 lalu.

“Saatnya kita menunjukan, bahwa kita semua solid untuk membesarkan Partai Demokrat,” kata wanita yang sekarang menjabat Wakil Bendahara di DPD Partai Demokrat NTB dan mengaku pada Pemilu Legislatif 2014 lalu memperoleh 16 ribu lebih suara.

Misfalah SPd bersama suami

Misfalah SPd bersama suami

Menanggapi majunya Misfalah, salah satu Pengurus DPD Partai Demokrat NTB, Surya Putra Dinata, menilai langkah itu sangat tepat. Mengingat tak satupun kader Demokrat berkompetisi untuk diusung partai sendiri.

“Kami di DPD sangat mendukung majunya Ibu Misfalah. Apalagi, Ketua Umum menginstruksikan agar kader sendiri diprioritaskan,” terangnya kepada wartawan saat ditemui di salah satu warung kuliner di Kota Bima, Selasa (21/4).

Wakil Ketua Satu Barisan Massa Demokrat (BMD) NTB ini menilai, Misfalah merupakan kader militan Partai Demokrat karena sudah dua periode masuk di kepengurusan. Kapasitas dan kapabilitasnya telah Ia buktikan dengan berhasil lolos menjadi Anggota DPRD Propinsi NTB pada Pemilu Legislatif 2014 lalu.

“Saya menilai Ibu Misfalah merupakan kader yang tepat untuk didorong bersama karena secara pengalaman sudah cukup matang,” tuturnya.

Mengenai peluang Misfalah untuk menjadi Bacabup, menurutnya akan ditentukan dalam proses seleksi yang dilalui diinternal Demokrat. Karena setelah tahapan pendaftaran akan ada tahapan survey oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) untuk mengukur kemampuan figur yang mendaftar.

“Pendaftaran akan berakhir 25 April 2015. Semua berkas pendaftaran akan diserahkan ke DPD dan DPP. Setelah itu akan ada survey langsung dari LSI. Semua akan disurvey, baik itu elektabilitas, popularitas dan integritas para figur,” jelas Unsur Divisi Kaderisasi DPD Demokrat NTB ini.

*Erde/Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *