Diduga Aborsi, Calon Bidan Ditangkap Depan Kampus

Kota BIma, Kahaba.- Malang nian nasib FT (20), warga Kabupaten Dompu yang menimba ilmu sebagai Mahasiswi Kebidanan Surya Mandiri Bima itu akhirnya digelandang Polisi. Diduga, FT merupakan orang tua kandung bayi malang yang ditemukan meninggal di Kos – kosan Udin Lingkungan BTN Kelurahan Penatoi. (Baca. Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Warga BTN Penatoi)

Ilustrasi

Ilustrasi

FT ditangkap Polisi didepan kampusnya sekitar pukul 16.00 Wita, Selasa (21/4), setelah mengikuti kuliah sore. Kini, perempuan cantik berkulit putih itu harus mendekam di balik jeruji Sat Reskrim Polres Bima Kota.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU. Yerry T. Putra mengaku, FT diciduk setelah pihaknya melakukan identifikasi dan penelusuran. Hasilnya, mengarah pada FT yang memang dicurigai oleh warga setempat.

“Saat diciduk depan Kampusnya, FT tidak berkutip. Dia langsung mengikuti Polisi yang membawanya,” beber Kasat di kantornya.

Sedangkan pasangan FT, lanjutnya, hingga saat ini masih diburu. “Nama pasangan FT belum bisa kami sebutkan karena dia masih kami buru,” jelasnya.

Hingga saat ini, calon Bidan itu masih diperiksa di Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota. Ia pun ditahan untuk kepentingan penyelidikan. “Bayi itu dikubur pelaku dengan kedalaman setengah meter dan bungkus menggunakan kain,” tuturnya.

Yerry menambahkan, dari hasil medis di RSUD Bima, umur bayi itu tujuh bulan.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *