Pemekaran Bima Timur Terus Dipertanyakan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kabupaten Bima Ir. Suryadin mengatakan, kunjungan Reses pihaknya beberapa waktu lalu di Kecamatan Sape dan Lambu, pemekaran Bima Timur selalu menjadi aspirasi.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Masalah ini yang saat ini kerap dipertanyakan oleh masyarakat Sape dan Lambu saat kami Reses,” ujarnya.

Ketua Komisi II ini mengaku, usulan pemekaran Bima Timur itu merupakan usulan pertama yang disampaikan oleh warga setempat. Berharap pemerintah segera merealisasikan rencana itu.

“Secara administrasi dan luas wilayah, sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan. Tapi kami juga belum tau pasti kenapa tak kunjung diwujudkan,” katanya.

Menurut dia, pemekaran itu sangat penting bagi penunjang kemajuan dan kemandirian daerah dan masyarakatnya. Karena pemekaran mempermudah pelayan. Begitupun dari aspek pembangunan, dapat dikembangkan dengan cepat dan mudah.

“Dengan pembangunan yang memadai di semua sektor, maka akan menunjang percepatan ekonomi masyarakat, dampaknya tentu kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Mengingat pentingnya hal itu, tambah Suryadin, aspirasi masyarakat itu akan disampaikan pada Paripurna penyampaian hasil reses mendatang. Sekaligus akan diajukan ke pemerintah daerah untuk dibahas lebih lanjut.

“Semua aspirasi ini akan kita sampaikan nanti. Dengan harapan dapat direspon oleh pemerintah dengan baik,” imbuhnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *