May Day, LMND Ajak Kaum Buruh Bersatu

Kota Bima, Kahaba.- Menyambut peringatan Hari Buruh (May Day) Tanggal 1 Mei 2015, Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Bima, Senin (27/4) menggelar aksi damai. Dalam aksinya, mereka mengajak seluruh kaum buruh untuk bersatu memperjuangkan haknya.

Peringati May Day, PRD dan LMD turun kejalan. Foto: Erde

Peringati May Day, PRD dan LMD turun kejalan. Foto: Erde

Menurut LMND, masih banyak hak kaum buruh yang diabaikan pemerintah dengan sistem kapitalis yang berjalan. Saat ini penghisapan kapitalisme terhadap kerja kaum buruh semakin meluas dan kompleks, termasuk di Indonesia.

Diantaranya soal jam kerja. Meski telah resmi ditetapkan delapan jam dan wajib membayar lembur apabila ada kelebihan, tetapi pelanggaran masih banyak terjadi.

“Penghisapan kapitalisme juga mengambil bentuk-bentuk lain, seperti upah rendah, tidak adanya jaminan kerja berkelanjutan melalui sistem kontrak dan outsourcing serta tidak adanya jaminan sosial menyeluruh bagi buruh berikut keluarganya,” kata Koordinator Lapangan, Arafik dalam orasinya.

Semua kondisi yang merugikan kaum buruh itu, kata dia, bisa terjadi karena kapitalisme difasilitasi untuk merajalela. Pemerintah dituding telah melanggar dasar negara Pancasila dan konstitusi UUD 1945 khususnya Pasal 33 yang mengatur dasar perekonomian Indonesia.

Atas dasar itu, LMND menyerukan kepada masyarakat, khususnya kaum buruh, tani dan kaum miskin untuk menuntut agar dihapuskan sistem outsourching, menghentikan sistem upah murah, memberikan jaminan sosial-kesehatan terhadap buruh serta keluarganya, melaksanakan Pancasila, UUD 1945, trisakti dan Pasal 33 UUD 1945.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *