Mati Lampu Saat Tanding Mayweather Vs Pacquiao, Kantor PLN Bima Diserang Warga

Kota Bima, Kahaba.- Kecewa dengan pemadaman lampu mendadak saat laga dua petinju kelas welter terbaik Abad ini Floyd Mayweather dan Manny Pacquiao, ratusan warga Kota Bima menyerang kantor PT. PLN (Persero) Cabang Bima, Minggu (3/5).

Ratusan warga saat mendatangi kantor PT. PLN (Persero) Cabang Bima. Bin

Ratusan warga saat mendatangi kantor PT. PLN (Persero) Cabang Bima. Bin

Saat hendak memasuki babak laga, tiba – tiba saja terjadi pemadaman di seluruh wilayah Bima, baik Kota maupun Kabupaten. Praktis, warga setempat yang memang menanti laga seru itu pun tak kuasa menahan amarah.

Satu persatu warga menggunakan sepeda motor dan mobil mendatangi kantor PT. PLN (Persero) Cabang Bima yang berada di Jalan Soekarno – Hatta, Kelurahan Karara. Karena libur kerja, kantor setempat hanya dihuni beberapa orang Satpam dan pegawai yang tidak memakai seragam kerja.

Tidak berselang lama, laga yang sudah berjalan, warga yang sudah memadati kantor PLN akhirnya melampiaskan dengan melempar kaca jendela kantor. Tidak saja menggunakan batu, bahkan ada warga yang melempar dengan menggunakan kursi plastik.

“Kami sudah tidak sabar dengan ulah PLN. Katanya sudah tidak ada lagi pemadaman, tapi masih saja terjadi. Bukan hanya saat ini, saat Ady Bima tampil pun beberapa kali pemadaman,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal, kemudian melempar kantor tersebut.

Lampu kemudian kembali dinyalakan, setelah pertandingan memasuki babak ke enam dan warga satu persatu membubarkan diri.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Masyarakat sebaiknya bersabar…..kalo tiba2 dpadamkan kemungkinan ada yg rusak ato ada yg dperbaiki…..Pln gak mungkin memadamkan dgn sengaja……..ya hitung2 jd masyarakat yg berkhuznuldzoon deh…

  2. dou mataho

    Berpikir positif ma nae… kalau alasannya blum jelas taanya baik2 dulu penyebabnya. Bukan lgsung anarkis.. kegunaan listrik baru dirasakan waktu padam.. tpi saat nyala ada ga yg bersyukur.? Orang PLN juga hobi tinju.. kalau bukan karena gangguan ngapain mereka sengaja matiin listrik..?? Kan bikin repot diri sdri namanya.. *untuk orang2 cerdas.. berpikirlah yg cerdas..

  3. Harry_badunk

    PT. PLN (Bima) Juga Salah Karna Masih Menggunakan Mesin Sewa (Bukan Mesin Milik PT. PLN) Yang BERTANGGUNG JAWAB PENUH Adalah PT_PT Pemilik Mesin Sewa tsb Krna Tanggung Jawab telah di Bebankan pada Mereka. Masyarakat Juga Salah selalu menangani Masalah dengan Anarkis. Padahal LISTRIK Itu Kebutuhan Vital, seandainya Demo lebih Anarkis terjadi pembakaran pada PT. PLN / PLTD Ya, masyarakat luas juga yang terkena dampaknya!! APA MAU KITA KEMBALI KE JAMAN BATU??? Ngolu tinju deka Pacman ita doho ma Terima Piala rooo????
    Eee Lohi ra’a menamueeeeeee!!

    • call me X

      selow bray. tidak usah terlalu menuntut PLN harus memiliki mesin sendiri, emang ente pikir harga mesin itu murah sehingga mudah dibeli? masa iya beli mesin pake duit ngutang, lagipula situ bayar pajak teratur gak? atau jangan-jangan gak pernah bayar pajak ya..
      trus yg sedang dalam tahap pembangunan di dekat kolo sana namanya apa? mesin giling? :v

      • Harry_badunk

        Lho ini yang O’on lagi,,,Mesin itu mau Harganya Murah atau Mahal Bukan urusan saya????, ITU urusan PT. PLN karna mereka telah diberi Mandat sama Pemerintah untuk urusan LISTRIK. Kami sbg masyarakat hanya tau Pakai aja, yang Penting bayar tepat waktu Iya kan?? Sedangkan pelayanan?? Ini pagi2 gak ada hujan angin malah mati lampu!!! coba liat PEGAWAI2 PT. PLN (Persero) Cabang BIMA Tuh?? Tiap pagi datang hanya kongko2 depan kantor sambil ngerokok liatin orang bayar tagihan Listrik, klo telat 2 bulan langsung cabut WTF!!! KARNA MEREKA TELAH MEMBEBANKAN HAMPIR 80% PEKERJAANNYA PADA PT. LAIN jadi mreka nyntai2 aja, contoh PT. ANDIKA KANGEN BAND itu Mreka susah payah Jatuh bangun lho, mulai dari menangani DINAS GANGGUAN, OPERATOR MGT, HAR JARINGAN, HAR GARDU, INSPEKSI dan PERAMBASAN padahal ada beberapa Pekerjaan inti dari Pekerjaan tsb diatas yg harusnya dikerjakan sendiri oleh Pegawai PT. PLN tapi malah dibebankan pada PT_PT, Trus ada lagi PT. BIP yang tugasnya Penagihan kalo telat 2 bulan langsung Cabut!!!, trus ada PT Khusus yang Mesinnya di sewa ada SEWATAMA, CDB, trus ada lg PT_PT Baru lainnya TRUUUS PEGAWAI PT. PLN SENDIRI SEBENARNYA KERJA APA???????????? Ntr ada Demo Massa mereka lari sembunyi lempar TANGGUNGJAWAB Ke PT. Outsoarcing???? Mereka itu apa sih???? Datang kkantor isi absen duduk merokok dan minum kopi, trus Jam 04.30 isi Absen Pulang tiduur, nah ntr kalo pas tanggal 1 TRIMA GAJI BUTA, ntr ada lg Bonus2 lain padahal yg kerja mati2an dilapangan yaitu Outsoarcing mereka Ah Kampret PT. PLN Inii!!!!

  4. Gendeng

    Mau bayar pajak ato ngga itu personal. Klo public bussines tu ya PLN mau beli alat sendiri ato ngga seharusnya listrik gk boleh smpe mati krna itu trmsuk parameter KPI PLN itu sendiri. Rakyat wajar marah karena “gak dilayani” kebutuhannya. Klo anarkis atau ngganya itu kembali ke pribadi masing2orang. Gk perlu dikoment paling ud pada tau sendiri yg mana yg baik n buruk. Cuma petandingan kemaren eng emosional bgt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *