Lomba Desa, Partisipasi Masyarakat Modal Bajo Meraih Juara

Kabupaten Bima, Kahaba.- Road Show penilaian Lomba Desa, P2WKSS dan Posyandu tingkat Kabupaten Bima tahun 2015 memasuki hari ke 7 dari 10 hari yang telah dijadwalkan. Hari ini Rabu, (6/6) Tim Juri yang dipimpin Abdul Wahab Usman, SH., M.Si bertandang di desa Bajo Kecamatan Soromandi untuk menilai kesiapan aparat dan warga menyambut lomba desa.

Penerimaan Tim juri Lomba Desa di desa Bajo Soromandi. Foto: Hum

Penerimaan Tim juri Lomba Desa di desa Bajo Soromandi. Foto: Hum

“Kami datang ke desa ini untuk menilai kesiapan warga desa menyambut lomba desa, dari kesiapan inilah diketahui keberhasilan warga membangun desanya,” ungkap Abdul Wahab Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima M. Chandra Kusuma, AP.

Kata dia, menata dan memperbaiki lingkungan, tidak hanya pada saat lomba seperti yang dilaksanakan sekarang. Warga diharapkan untuk senantiasa memiliki sikap membangun dimulai dari menata halaman rumah masing-masing hingga bergotong royong untuk menata lingkungan Desa.

“Penilaian perlombaan desa sesungguhnya untuk memberdayakan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan motivasi, partisipasi masyarakat dan swadaya gotong royong masyarakat di Desa,” jelasnya.

Selanjutnya terkait profil Desa menurut, Abdul Wahab adalah gambaran menyeluruh tentang karakter Desa atas usaha masyarakat Desa dalam kurun waktu dua tahun terakhir yang bersumber dari data profil Desa  dan realitas di lapangan yang harus diperhatikan oleh aparat Desa. Jika kedua indikator itu bisa dipenuhi dengan baik maka, kemenangan pasti diraih oleh Desa Bajo dan berhak menjadi duta Kabupaten Bima pada lomba Desa Desa tingkat Provinsi.

Sebelumnya Camat Soromandi Yusuf, S.Sos menjelaskan kesiapan Desa Bajo mengikuti lomba Desa tingkat Kabupaten Bima merupakan dorongan dari warga yang ingin Desanya tampil lebih baik. Jika sebelumnya pagar maupun kondisi lingkungan lainnya tidak tertata rapi, berbeda halnya setelah lomba Desa. “inilah yang menjadi modal kami pada ajang lomba desa ini,” katanya.

Sementara Pj. Kepala Desa Bajo Abdul Karim mengungkapkan partisipasi masyarakat di Desa Bajo sangat luar biasa. Sebagai warga Desa, warganya masih menjunjung tinggi budaya gotong royong. Terbukti dari penataan lingkungan yang dilakukan beberapa hari terakhir tidak ada dana yang diberikan oleh pemerintah Desa.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *