Gapensi Kota Bima Gelar Muscab ke III

Kota Bima, Kahaba.- Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Cabang Kota Bima, Senin (11/5) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke III, di Aula SMKN 3 Kota Bima. Tema yang diusung pada Muscab kali in “Melalui Muscab ke III Gapensi Kota Bima mari kita tingkatkan profesionalisme dan kemitraan bersama pemerintah dalam rangka mendorong serta pempercepat proses pembangunan di Kota Bima”.

Wakil Walikota Bima saat memberikan sambutan pada Muscab ke tiga Gapensi. Foto: Bin

Wakil Walikota Bima saat memberikan sambutan pada Muscab ke tiga Gapensi. Foto: Bin

Terlihat hadir pada acara tersebut yakni Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, Ketua BPD Gapensi Provinsi NTB, H. Faurani, SE, MBA dan Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gapensi Kota Bima, H. Armansyah SE dan segenap anggota Gapensi Kota Bima.

Ketua Panitia Kegiatan A. Haris dalam laporannya mengatakan, Gapensi Kota Bima sejak terbentuknya pada Tahun 2006 silam melewati dua kali pemilihan pengurus. Dan pada hari ini akan dilaksanakan Muscab ke tiga untuk kembali melakukan pemilihan dan perombakan pengurus BPC Gapensi Kota Bima periode 2015-2020.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, bermusyarawah untuk mencapai mufakat dan menghasilkan keputusan yang diharapkan,” ujarnya.

Ketua BPC Gapensi Kota Bima, H. Armansyah SE dalam sambutannya mengatakan, Gapensi Kota Bima sudah berjalan dua periode, dan selama berkiprah 10 tahun, banyak hal hal yang telah dapatkan.

“Dan momen ini sangat penting sekali untuk kita mengevaluasi diri, apa yang telah selama ini kita lakukan dan apa yang harus kita perbaiki untuk kemajuan,” katanya.

Menurut dia, tema Muscab kali ini mempunyai banyak pesan moral. Terutama mengevaluasi sejauh mana peluang dan tantangan. Untuk itu, pihaknya sangat berharap kepada Pemerintah Kota Bima juga untuk bisa berperan dalam memberikan pembinaan kepada Gapensi agar bisa mengasah kemampuan anggota Gapensi.

“Perlu sekali rasanya kita tingkatkan profesionalisme anggota Gapensi. Karena selama ini, kita yang bekerja sedikit saja sudah masuk bui, karena memang masih kurangnya kompetensi diri,” kritiknya.

Kepada Pemerintah Kota Bima juga dirinya berharap bisa memberikan porsi perhatian yang lebih banyak dari sebelumnya kepada Gapensi. Terbangun komunikasi sebagai mitra, bila perlu lebih ditingkatkan lagi.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menyampaikan, salah satu target utama Pemerintah Kota Bima saat ini adalah pembangunan sarana infrastruktur untuk semua aspek kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Gapensi sangat berperan untuk membantu mewujudkannya.

“Momentum Muscab ini dapat kita manfaatkan untuk mengurai beberapa kondisi yang kita hadapi bersama saat ini,” paparnya.

Ia menjelaskan, selama ini Pemerintah Kota Bima mengerjakan fisik sesuai dengan kontrak. Dan ini telah menjadi komitmen selaku pemimpin daerah sejak awal. Namun, dalam realitanya masih banyak para kontraktor yang belum sepenuhnya mengikuti tata tertib administrasi yang berlaku.

Dicontohkannya, masih banyak pekerjaan yang apabila terjadi penambahan volume atau pengurangan volume pekerjaan, tidak dilengkapi dengan berita acara penambahan atau pengurangan pekerjaan, padahal dokumen tersebut sangat penting.

Pemerintah juga tidak ingin para kontraktor rugi karena ketidaktahuan mereka. Kejadian-kejadian seperti ini harus segera dibenahi dan disikapi. Masalah lainnya pula, Gapensi masih kalah dengan sistem LPSE, hal ini menyebabkan ketertinggalan.

“Mari bersama-sama pelajari letak kekurangan-kekurangan ini, aturan tidak bisa kita lawan, aturan harus kita taati bersama, karena aturan main sudah jelas dan itu bersifat mengikat,” jelasnya.

Disampaikannya pula selamat atas kiprah Gapensi Kota Bima yang kini kembali tumbuh, di mana beberapa saat yang lalu Gapensi sempat vakum. Muscab ke-3 ini ibaratnya menjadi tonggak bangkitnya kembali Gapensi Kota Bima. Diharapkannya, melalui Muscab ini, dapat dihasilkan berbagai terobosan baru untuk peningkatan kapasitas Gapensi Kota Bima.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *