Bupati Buka MTQ ke -28 Tingkat Kabupaten Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemukulan bedug oleh Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM Nur, M.Pd, MM yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Bima Murni  Suciyati menandai dimulainya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) ke – 28 tingkat kabupaten Bima, Sabtu (6/6) Lapangan  Semangka Desa Naru Kecamatan Sape.

Bupati Bima memukul beduk, menandai pembukaan MTQ ke - 28 tingkat   Kabupaten Bima. Foto: Hum

Bupati Bima memukul beduk, menandai pembukaan MTQ ke – 28 tingkat Kabupaten Bima. Foto: Hum

Pembukaan MTQ tersbeut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Hj. Indah Damayanti Putri,  Sekda Kabupaten Bima,  Sekda Kota Bima HM. Rum,  Asisten,  Kepala SKPD, Camat dan  pimpinan organisasi keagamaan.

Bupati Bima dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak khususnya Camat, Panitia dan masyarakat Kecamatan Sape yang telah kerja keras mempersiapkan Arena MTQ yang cukup megah dan akan menjadi saksi lahirnya para Qori dan Qoriah terbaik.

“Tema yang diangkat pada MTQ  ke-28   kali ini yakni “Dengan Semangat MTQ Ke-28 Tingkat Kabupaten Bima Kita Satukan Langkah Dalam Rangka Melanjutkan Program Membumikan Al-Quran”, menjadi landasan penting bagi upaya untuk mendalami arti kandungan makna dan keindahan isi Kitabullah Al Quranul Karim  sekaligus meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” kata Bupati melalui siaran pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima M.Chandra Kusuma, AP.

Oleh karenanya, kesamaan langkah antara Umara, Ulama dan Rakyat dalam membangun akhlak dan moral baik melalui kegiatan MTQ maupun melalui agenda prioritas lainnya di bidang keagamaan akan membawa para generasi muda Islam dan tunas-tunas bangsa untuk lebih tekun membaca, mempelajari dan mengamalkan ajaran Al Qur’an, ditengah derasnya arus perubahan sosial dan budaya dewasa ini.

Bupati Bima berharap, MTQ yang akan diikuti 524 peserta ini tidak hanya sebagai seremonial saja, akan tetapi dapat menjadi motivasi tersendiri bagi semua dalam mewujudkan makna hakiki dari ajaran Al Qur’an sehigga menjadi motor penggerak dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bima yang religius.

“Kepada para kafilah, pelatih dan official kami harapkan agar menjadikan momen MTQ untuk lebih meningkatkan semangat persaudaaan, kekeluargaan dan  Ukhuwah Islamiyah sesama kafilah disertai  harapan semoga kegiatan ini berlangsung dengan aman dan tertib,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang  juga Sekda Kabupaten Bima Drs. H.M.Taufik HAK, M.Si melaporkan MTQ Ke – 28  diselenggarakan secara kontinyu pada siang dan malam hari, mulai tanggal 6 sampai dengan  12 Juni 2015.

“MTQ  XXVIII tingkat Kabupaten Bima Tahun 2015 diikuti 524 peserta yang terdiri dari 237  Qori dan 287  Qoriah yang merupakan utusan dari 18 Kecamatan,” sebutnya.

Pada mushabaqah yang berlangsung selama sepekan ini, sambungnya, para kafilah akan berlaga pada enam cabang. Cabang Tilawail Qur’an diikuti 219 peserta, Hifdzil Qur’an 66 peserta, Fahmil Qur’an 27 regu atau  81 peserta, cabang Syarhil Qur’an 22 Regu, dengan jumlah total sebanyak 66  Peserta, cabang Khattil Qur’an 74 Orang, cabang Kitabah Al-Madhun Al -Qur’an diikuti 19 peserta.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *