Lagi-Lagi, Oknum PNS Terlibat Kasus Narkoba

Kota Bima, Kahaba.- Terkait penggrebekan transaksi narkoba di kompleks pertokoan Raba beberapa hari yang lalu, polisi mengidetifikasi salah satu pelaku adalah oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di  Lingkungan Pemerintah Kota Bima yang berinisal DN. Oknum PNS ini masih diburu terkait dugaan sebagai pembeli dua paket ganja kering yang dibuang di depan Toko Andhika pada saat penggrebekan dilakukan.

Polisi mengamankan 2 paket ganja kering yang ditinggalkan pelaku yang kemudian diidentifikasi sebagai seorang PNS di Kota Bima / foto: Buky

Menurut pengakuan Kasat Reskrim Polres Bima Kota, IPTU. Welman Fery, keberadaan DN masih ditelusuri. Welman mengungkapkan, sejak pria yang berusia 25 tahun itu melarikan diri, polisi terus melakukan pengintaian terhadap pelaku, baik di kediamannya di Kelurahan Rabangodu, juga di instansi pemerintah tempatnya mengabdi. “Dia masih kami cari, diperkirakan DN sudah melarikan diri ke luar daerah,” ungkapnya,  Senin (15/5) kemarin.

Mengenai peran oknum PNS itu saat penggrebekan dilangsungkan, Welman menjawab, berdasarkan hasil investigasi pihaknya, DN hanyalah pemakai, bukan pengedar. “Saat digagalkan transaksi beberapa waktu lalu, DN hanya membeli,” jelasnya.

Seperti yang kami beritakan sebelumnya, Kamis malam (8/5), petugas yang berpakaian preman sebelumnya melakukan pengintaian terhadap aktivitas para pelaku yang hendak melakukan transaksi jual beli barang haram tersebut. Ketika petugas ingin menangkap para pelaku, kedua orang yang diidentifikasi sebagai pengedar dan pembeli itu langsung melarikan diri. Barang bukti berupa dua paket ganja dibuang begitu saja di depan Toko Andhika bersama satu unit sepeda motor berplat nomor DR yang diduga milik pelaku. Meninggalkan motor dan paket ganja kering, buruan polisi ini berlari ke arah jalan Soekarno Hatta dan berhasil meloloskan diri menuju pemukiman penduduk.[BS]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. eka

    Belagu sekali,orang tua kerja banting tulang jdikan dia pegawai,dia malah meremehkan sombong mentang2 PNS semaunya aja. Liat teman2mu mati2an cr kerja kamu malah menyia2kan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *