Bulog Kirim 100 Ton Bawang Bima ke DKI

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah melalui Bulog memberi perhatian khusus terhadap komoditi pertanian Bawang Merah di Bima. Setelah kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) RI di Kecamatan Sape beberapa hari lalu, bawang merah akan didistribusikan ke Kota Kota besar, dan menjaga stabilitas harga bawang Nasional .

Kepala Bulog Devisi Regional II Bima, Raden Gunadarma. Foto: Teta

Kepala Bulog Devisi Regional II Bima, Raden Gunadarma. Foto: Teta

“Hari ini bawang kita kirim sebanyak 20 Ton menggunakan Truk ke Daerah Khusus Ibukota (DKI). Targetnya, selama beberapa hari kedepan kita kirim 100 ton. Insyaallah besok akan dikirim semua sebanyak 80 ton,” ujar Kepala Bulog Sub Divre II Bima R. Guna Dharma Nugrawahan, Senin (22/6).

Kata dia, bawang sebanyak 100 ton tersebut merupakan hasil panen di Kecamatan Sape dan Lambu. Setiap panen di daerah Kecamatan lain pun akan dibeli dengan harga yang sesuai standar yang ditentukan.

“Pemerintah tidak membeli bawang dalam keadaan basah, yang kering dibeli oleh Bulog sebanyak 12 ribu perkilogram, dan itu sudah disepakati dengan para petani di Bima,” sebutnya.

Menurut pria yang biasa disapa Awang itu, kebaradaan bawang Bima mampu menstabilkan harga bawang Nasional. Di Pasar Kelapa Ganding saja, yang semula dijual dengan Rp 30 – 40 Ribu perkilogram, sekarang sudah menjadi Rp 20-an ribu. Sementara Bulog sendiri menjual di pasar seharga Rp 17 Ribu.

“Peran Bulog ini juga secara otomatis memutus rantai mafia perdagangan bawang. Petani Bawang di Bima akan diuntungkan, karena permintaan kebutuhan Bawang Merah secara nasional masih cukup tinggi, dan Bima mampu memenuhinya,” katanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *