Polisi Hentikan Aktifitas Tambang Liar di Wawo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tambang emas yang beraktifitas secara liar di kawasan hutan Desa Ntori Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, dihentikan oleh Polisi. Pasalnya, aktifitas penambangan tersebut berdampak buruk bagi lingkungan.

Ilustrasi

Ilustrasi

Namun sebelum itu, polisi lebih awal mendatangi 60 kelompok warga di lokasi penambangan. Menghimbau agar warga meninggalkan tempat itu, karena juga membahayakan keselamatan mereka sendiri.

“Kita bentuk tim dan lakukan pengecekan. Setelah dicek, ternyata benar ada kegiatan penambangan liar, dan kami hentikan kemarin,” ujar IPTU. Yerry T. Putra, Kamis (25/6) di Kantornya.

Kata dia, lokasi penambangan jauh dari pemukiman warga. Tiba dilokasi, harus berjalan kaki sejauh 8 Km. Kendaraan pun tidak bisa masuk, karena hanya jalan setapak. “Yang menambang datang dari Sumbawa, Jawa, Lombok dan penduduk asli Wawo,” sebutnya.

Sambung Yerry, jika warga tersebut masih saja masih saja melakukan aktifitasnya, maka polisi harus memaksa warga untuk meninggalkan tempat itu.

“Para penambang menggunakan air raksa untuk melihat emas. Itu berbahaya bagi lingkungan,” tambahnya.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *