Wawali Lepas Mahasiswa KKN Angkatan XIII STIE Bima

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE melepas 80 mahasiswa KKN STIE Bima angkatan XIII untuk melaksanakan KKN di wilayah Kota Bima. Acara di Aula Kantor Walikota Bima, Senin (29/06) dihadiri pula oleh Asisten I Setda Kota Bima, Asisten II Setda Kota Bima dan Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan, periode KKN ini menjadi wadah bagi para mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan dengan berhadapan langsung secara nyata di lingkungan masyarakat.

KKN merupakan bagian dari penyelenggaraan pendidikan  dalam bentuk kegiatan pengalaman ilmu, oleh mahasiswa kepada masyarakat. Berbagai teori yang didapat di kampus, berbagai retorika yang muncul dalam setiap kegiatan diskusi dalam kelas maupun pada organisasi kemahasiswaan, akan diuji selama masa KKN berlangsung, apakah relevan dengan kondisi dan pemikiran masyarakat banyak.

“Saya harapkan agar para peserta KKN ini benar-benar memanfaatkan kesempatan selama KKN, untuk berinteraksi dengan masyarakat, untuk benar-benar melihat kondisi di lapangan,” harapnya melalui siaran pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Ghazali, S.Sos.

Ia juga meminta agar mahasiswa KKN tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik, pengembangan usaha masyarakat juga menjadi salah satu potensi yang diangkat sebagai hasil dari pengembangan KKN. Demikian pula dengan memberikan sosialisasi dan mengajari masyarakat tentang masalah kebersihan lingkungan.

“Saya sungguh berharap, para mahasiswa KKN sekolah tinggi ilmu ekonomi (STIE) Bima tahun ini, mampu tampil berbeda dengan KKN kampus-kampus lain, yaitu dengan menggugah dan memobilisasi masyarakat untuk membersihkan lingkungan, misalnya membersihkan area sungai, area kuburan, dan lain-lain,” inginnya.

Selama ini, menurut dia, program mahasiswa KKN umumnya membangun tugu pembatas atau pos jaga. Itu sudah biasa. Sudah berkurang istimewanya. Disarankannya agar bahu membahu bersama organisasi pemuda atau tentara, kemudian melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan atau menanam pohon bersama masyarakat.

Selanjutnya, agar lebih efektif pelaksanaan KKN, diharapkan mahasiswa kiranya dapat membangun koordinasi dengan pemerintah setempat yakni camat dan lurah.

“Pemerintah Kota Bima menyimpan harapan besar kepada para mahasiswa, khususnya seluruh civitas akademika STIE BIMA, agar dapat terus berkontribusi dalam membangun daerah kita tercinta,” tuturnya mengakhiri sambutan.

Sementara itu, Ketua Panitia KKN Mistar Kaharudin SE, MM dalam laporan mengatakan, total seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN yang akan di sebar di Kota dan Kabupaten Bima sebanyak 190 orang. Untuk di Kota Bima akan terbagi menjadi empat kelompok di Kecamatan Asakota, Rasanae Barat, Rasanae Timur dan Raba.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *