Sosialisasi Pembakuan Nama Rupa Bumi, Digelar

Kota Bima, Kahaba.- Istilah rupa bumi mungkin terasa sedikit asing. Rupa bumi atau peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) merupakan peta yang menampilkan unsur-unsur alam maupun buatan manusia, yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Ghazali. Foto: Bin

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Ghazali. Foto: Bin

Asisten I Setda Kota Bima Drs. M Farid, M.Si saat membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Pembakuan Rupa Bumi di Aula Kantor Walikota Bima, Selasa (7/7) mengatakan, hal-hal yang dimaksud unsur alam, antara lain kemiringan lahan, sungai, dan bukit. Sementara yang dimaksud unsur buatan manusia, antara lain bangunan dan jaringan jalan.

Disampaikannya pula bahwa beberapa manfaat keberadaan peta rupa bumi yakni untuk memberikan informasi perkembangan suatu daerah tentang letak, kondisi geografis dan potensi yang dimiliki suatu daerah, sehingga dapat menjadi acuan informasi kewilayahan.

“Mungkin selama ini kita sudah memiliki data yang lengkap dalam bentuk tabel. Namun jika ditampilkan dalam bentuk peta, maka akan lebih mudah kita membayangkan atau memahami data tersebut,” ujarnya melalui siaran pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali S.Sos.

Tidak hanya tentang batas wilayah administrasi, kata dia, peta rupa bumi juga antara lain memuat data penggunaan lahan, data ketinggian/kemiringan lahan, data hidrografi (perairan), jaringan transportasi, jalan, dan lain-lain.

Informasi-informasi itu merupakan hal yang sangat penting dalam penyusunan rencana pembangunan. Karena pentingnya informasi rupa bumi ini, maka dengan sendirinya faktor akurasi atau ketepatan menjadi hal yang sangat penting.

Ia berharap kepada panitia pelaksana kegiatan dan instansi terkait yang terlibat dalam pembakuan rupa bumi Kota Bima tahun 2015, untuk melaksanakan berbagai tahapan pemetaan ini secara teliti, mulai dari persiapan hingga penetapan koordinat lokasi, hingga validasi data.

Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat dan tokoh adat Dr. Hj. Siti Mariam (Ina Ka’u Mari), kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima dan 50 peserta sosialisasi yakni Camatdan Lurah se-Kota Bima.

Sementara narasumber dalam kegiatan dimaksud yakni Biro Pemerintah Umum Provinsi NTB Drs. Edy Purwanto dan Drs. H. Abdullah serta Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kota Bima.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *