Kebakaran Rumah, Satu Orang Tewas Terpanggang

Kota Bima, Kahaba.- Kebakaran rumah terjadi di BTN Rontu Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda. Rumah batu dua lantai milik Bambang (40) di RT 09 ludes terbakar beserta, Rabu (22/7) sekitar pukul 12.30 WITA.

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Foto: Teta

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Foto: Teta

Juned, salah satu keluarga Bambang pun tewas terbakar akibat tidak dapat menyelamatkan diri. Sedangkan beberapa orang lainnya mengalami luka bakar ringan dan telah dilarikan ke RSUD Bima.

Siti Hartini, tetangga korban mengaku tidak tahu persis penyebab kebakaran. Ia kaget setelah mendengar warga berteriak melihat asap di rumah Bambang.

“Saat itu di dalam rumah Bambang ada aktivitas keluarga yang sedang berkumpul. Setelah sholat Dzuhur, warga berhamburan keluar melihat rumah tingkat tersebut dilalap api,” ujarnya.

Ia tidak mengetahui pasti apakah pemilik Rumah (Bambang) ada di tempat atau tidak. Setelah beberapa mobil pemadam kebakaran datang, dua orang terbakar yaitu Jun alias Juned yang tewas ditempat dan satu lainnya belum diketahui, namun sudah dilarikan ke RSUD Bima, karena luka bakar di pergelangan tangan.

Pantauan, lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Petugas sempat kesulitan memadamkan api, karena ruas jalan dipadati warga yang hendak menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Satu orang tewas terbakar di dalam rumah diduga tidak mampu menyelamatkan diri. Sedangkan beberapa orang lain yang sebelumnya berada di rumah tersebut berhasil menyelamatkan diri dibantu warga setempat untuk dilarikan ke RSUD Bima.

Satu buah mobil Water Cannon Polres Bima Kota ikut dikerahkan bersama puluhan personil. Bahkan petugas bencana Dinsosnakertrans Kota Bima langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, Kapolres Bima Kota melalui Kasat Reskrim IPTU Yerry T Putra yang dihubungi melalui Pesan BBM, belum memberikan jawaban.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *