Diduga Gangguan Mental, Korban Kebakaran Ngamuk di RSUD Bima

Kota Bima, Kahaba.- Korban kebakaran di BTN Rontu Kelurahan Panggi yang selamat, Wahyudin (33) mendadak mengamuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Ia ngamuk saat diberikan perawatan medis atas luka bakar dibagian leher dan dadanya. Sementara Jun alias Juned yang tewas terbakar di seluruh tubuhnya, telah di visum luar. (Baca. Kebakaran Rumah, Satu Orang Tewas Terpanggang)

Ilustrasi

Ilustrasi

Wahyudin diidentifikasi mengalami gangguan mental akibat kebakaran yang telah menimpa dirinya dan merenggut saudaranya. Informasi lain dari keluarganya, Satpam di Rumah Sakit Sondosia itu diduga sudah lama mengalami gangguan mental. (Baca. Rumah di BTN Rontu Terbakar Karena Arus Pendek)

Humas RSUD Bima Drs H Soecipto mengaku, korban tewas terbakar telah dilakukan visum luar. Hasilnya, korban tewas mengenaskan karena tak mampu menyelamatkan diri.

“Oleh keluarganya telah dipulangkan untuk dikubur di kampung halamannya di Kabupaten Bima,” ujarnya di RSUD Bima, Kamis (23/7)

Sementara Wahyudin, kata dia, mengamuk karena diidentifikasi mengalami gangguan mental. “Wahyudin sangat mengganggu petugas RSUD Bima dan pasien lain. Sehingga harus dirujuk di Rumah sakit Jiwa,” katanya.

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *