Hanura Dukung Dinda-Dahlan, H. Nadjib Didepak

Kaabupaten Bima, Kahaba.- Partai Hanura Kabupaten Bima juga menjadi salah satu Partai yang gamang menentukan sikap pada Pemilukada Kabupaten Bima Tahun 2015. Namun pada saat Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima dari pasangan Hj. Indah Damayanti Putri – Drs. Dahlan M. Nor, MPd (Dinda – Dahlan) di KPU, jajaran Partai Hanura hadir sebagai pengusung pasangan tersebut, bersama Gerindra dan Golkar. (Baca. Berkas Pasangan Dinda – Dahlan Dikembalikan KPU)

Pasangan Dinda - Dahlan dan Ketua KPU di ruangan Media Centre. Foto: Teta

Pasangan Dinda – Dahlan dan Ketua KPU di ruangan Media Centre. Foto: Teta

Kehadiran Hanura menjadi pertanyaan besar. Pasalnya, saat itu Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bima Drs. HM. Nadjib tidak terlihat mengantarkan pasangan Dinda – Dahlan. Belakangan diketahui, jika Nadjib didepak sebagai Ketua DPC Hanura Kabupaten Bima karena bersebrangan arah dukungan dengan pengurus.

Informasinya, penggantian Nadjib justeru tanpa melalui Musyawarah Cabang (Muscab). Kepengurusan partai pun telah diganti sesuai Surat Keputusan (SK) DPP Partai Hanura tertanggal 26 Juli 2015, tepat pada hari dimulainya pendaftaran.

Bakal Calon Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri yang ditanya soal itu mengatakan, setiap partai memiliki mekanisme masing-masing dalam mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung figur. Mekanisme itu tidak bisa diintervensi oleh partai lain.

“Kami hanya mengikuti prosedur Partai Hanura dengan mengajukan diri sebagai Bakal Calon sejak awal dibukanya penjaringan,” ujarnya saat konferensi pers di Media Centre KPU Kabupaten Bima, Senin (27/7).

Namun, sambungnya, dalam perjalanannya Partai Hanura menemukan sejumlah kendala dan hambatan, sehingga harus mengambil langkah internal partai. Memang informasi yang diterimanya, kepengurusan DPC Partai Hanura Kabupaten Bima telah diganti dan diterbitkan SK kepengurusan barunya.

“Untuk menjawab kenapa dan bagaimananya silahkan tanyakan ke Partai Hanura,” jelas wanita yang biasa disapaa Dae Dinda itu.

Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Bima, Dahlan, S.Sos saat dikonfirmasi usai mengantarkan pasangan Dinda-Dahlan mendaftar di KPU membenarkan Nadjib telah diganti sebagai Ketua DPC oleh Ruslan.

“SK Kepengurusan DPC Hanura Kabupaten Bima yang baru telah diterbitkan DPP dan DPD tertanggal 26 Juli 2015. Dengan demikian, Nadjib tidak mempunyai kewenangan lagi terhadap kebijakan-kebijakan Partai Hanura,” jelasnya.

Menurut dia, itu dilakukan oleh DPP maupun DPD terkait dengan surat rekomendasi karena mencium indikasi tidak mau ditandatangani Ketua DPC lama. “Kita di bawah hanya menerima saja. Ini sifatnya darura,” terangnya.

Dahlan juga tak menampik, bahwa Nadjib didepak sebagai Ketua DPC Hanura karena bersebrangan arah dukungan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima dengan pengurus-pengurus lain hingga ditingkat bawah. “Keinginan pengurus baru berbeda dengan pengurus lama. Tapi kami pastikan kader Partai Hanura tetap solid dan kami akan tetap lakukan konsolidasi,” tandasnya.

*Bin/Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *