Lakpesdam Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Oi Bura

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setahun terakhir, sejumlah program kegiatan untuk membantu masyarakat Desa Oi Bura Kecamatan Tambora terus digelar Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kabupaten Bima.

Pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Lapkesdam. Foto: Erde

Pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Lapkesdam. Foto: Erde

Diantaranya, program peningkatan kapasitas, inklusi sosial, pendampingan terhadap pemuda dan pengembangan potensi desa tertinggal tersebut. Rangkaian program itu berlanjut pada Rabu (29/7) kemarin.

Badan Otonom (Banom) NU tersebut kembali menggelar kegiatan pelayanan kesehatan Gratis bagi seluruh masyarakat Desa Oi Bura. Melibatkan tim medis dari Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima yang terdiri dari tiga dokter, yakni Dr Romi, Dr Melisa dan Dr Ady Priyanto serta dibantu tim medis dari desa setempat.

“Alhamdulillah kegiatan kami selalu direspon baik oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Oi Bura. Pak Wahyudin selaku Kepala Desa Oi Bura bahkan terlibat aktif membantu setiap kegiatan. Beliau berharap kegiatan positif seperti ini terus berkelanjutan untuk ke depannya,” jelas Wakil Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Bima, Abdul Haris, S.Sos, Kamis (30/7) siang.

Haris mengaku, pelayanan kesehatan yang dilaksanakan tidak dipungut biaya. Pada kegiatan itu, masyarakat dapat berkonsultasi soal kesehatan, memeriksakan kesehatan dan mendapatkan obat gratis. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama sehari difasilitasi oleh tim program Lakpesdam NU Kabupaten Bima sebanyak lima orang.

Selain pelayanan kesehatan gratis lanjutnya, dirangkaikan juga dengan pembagian Kartu Keluarga (KK) bagi warga yang belum memiliki identitas kependudukan hasil pendataan sebelumnya. Pembagian KK melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima yang diwakili oleh Arifin, MM.

“Jumlah warga yang baru menerima untuk sementara baru 19 orang. Pembagian akan dilakukan secara bertahap karena sebagian besar masih diproses oleh dinas,” urainya.

Haris menambahkan, masih ada sejumlah program kegiatan yang akan digelar Desa Oi Bura. Seperti, Pawai Budaya yang direncanakan akan digelar bulan depan melibatkan Desa Oi Bura dan perwakilan desa sekitarnya. Melalui kegiatan tersebut nantinya, masyarakat di Kecamatan Tambora umumnya bisa mengeksplorasi berbagai potensi yang dimiliki desa masing-masing kepada publik.

“Kami dengan dukungan dari The Asia Foundation (TAF) memang konsen memberikan pendampingan terhadap masyarakat Desa Oi Bura. Bahkan, sudah ada 15 kader damai binaan Lakpesdam NU yang eksis untuk memperjuangkan berbagai hal untuk desanya,” pungkas Haris.

*Erde

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *