Bupati Bima: APBD-Perubahan Direncanakan Rp 1,37 Triliun

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM.Nur M.Pd, MM Jum’at malam (31/7) menyampaikan  nota keuangan tentang Rancangan Rerda Perubahan APBD Tahun Anggaran  2015  di Ruang Sidang Utama DPRD setempat.

menyampaikan  nota keuangan tentang Rancangan Rerda Perubahan APBD. Foto: Hum

menyampaikan  nota keuangan tentang Rancangan Rerda Perubahan APBD. Foto: Hum

Dihadapan pimpinan dan anggota DPRD yang menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bima Ke-10 tersebut, Bupati menyampaikan, perubahan anggaran ditujukan  untuk mengoptimalkan tercapainya sasaran dan kinerja pembangunan tahun 2015.

Bupati menjelaskan melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma, AP, berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan APBD tahu anggaran 2015 RAPBD – Perubahan TA. 2015 pada Pos Pendapatan Daerah  direncanakan sebesar Rp 1,37 Triliun, meningkat Rp 48, 8 Miliar atau sebesar 3,69% dari APBD sebelumnya sebesar Rp 1,32 Triliun.

Bupati menambahkan, komponen pendapatan meliputi PAD, dana perimbangan, dan lain – lain pendapatan daerah yang sah. Pajak daerah direncananakan sebesar Rp 100, 1 Miliar, menurun sebesar Rp 8,49 Miliar dari APBD sebelum perubahan sebesar Rp 109.6 Miliar. Penurunan tersebut merupakan akumulasi kenaikan dan penurunan sumber pendapatan asli daerah.

Sementara itu untuk dana perimbangan direncanakan sebesar Rp 969,24 Miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 32,88 Miliar atau 3,51% dari APBD sebelumnya Rp 936.3 Miliar. Hal ini disebabkan adanya peningkatan dana bagi hasil bukan pajak dan alokasi khusus.

Pendapatan pada komponen dana DAK direncanakan sebesar Rp 127,30 Miliar  atau mengalami peningkatan sebesar Rp 30,6 Miliar dari target sebelumnya  Rp 96,66 Miliar. Peningkatan tersebut bersumber dari DAK bidang kesehatan dan pertanian. Selanjutnya pendapatan lain – lain yang sah direncanakan  Rp 301,6 Miliar atau meningkat sebesar 8,84% dari APBD sebelumnya sebesar Rp 24.5 Miliar dari target sebelum perubahan sebesar Rp 277,16 Miliar. Peningkatan tersebut bersumber dari bantuan keuangan dari Provinsi untuk pembangunan Infrastruktur, dana transfer tunjangan guru, dan  dana desa.

Sementara itu, komponen belanja daerah dalam perubahan APBD TA. 2015 direncanakan sebesar Rp 1,4 Triliun, mengalami peningkatan Rp 123,82 Miliar atau 9,21% dari APBD sebelumnya sebesar  Rp 1,33 Triliun. Anggaran tersebut lanjut Bupati akan digunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 990,88 Miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp, 45.9 Miliaar atau naik 4,8% dari APBD sebelumnya sebesar  Rp 944,89 Miliar.

Peningkatan ini direncanakan untuk Belanja pegawai, alokasi kekurangan sertifikasi guru tahun 2014, Belanja Hibah penyelenggaraan Pemilukada, dukungan keamanan, KPUD, Panwaslu dan Hibah untuk Masjid / Mushola.

Belanja bantuan sosial direncanakan sebesar Rp 1,67 Miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 940 juta dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp 2,61 Miliar.

Belanja bantuan keuangan kepada desa direncanakan sebesar Rp 139,24 Miliar  atau mengalami peningkatan sebesar Rp 23,82 Miliar dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp 115,41 Miliar. Belanja tidak terduga direncanakan sebesar  Rp 3.5 Miliar yang diarahkan untuk mengantisipasi keadaan darurat, konflik sosial, bencana dan kebutuhan mendesak lainnya.

Selanjutnya, Belanja langsung direncanakan sebesar Rp 477,56 Miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 77,82 Miliar dari anggaran sebelumnya sebesar  Rp 399,73 Miliar.

Dari sisi penerimaan, pos pembiayaan dalam perubahan APBD direncanakan sebesar Rp 105,76 Miliar yang bersumber dari perkiraan sisa anggaran tahun sebelumnya (SILPA) sebesar Rp 105,72  Miliar serta penerimaan kembali pemberian pinjaman Rp 40 Miliar.

Sementara itu, pengeluaran melalui  komponen penyertaan modal daerah  direncanakan sebesar Rp 6,05 Miliar. Dengan demikian, terdapat pembiayaan netto sebesar Rp 96.4 Miliar untuk menutupi kelebihan belanja terhadap pendapatan dalam rancangan APBD Tahun 2015.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bima menyerahkan nota keuangan kepada Pimpinan rapat Paripurna, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Nukrah, S.Sos.
*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *