Dikpora Klarifikasi Soal Herman Malas Ngajar

Kota Bima, Kahaba.- Setelah memanggil Guru SMKN 3 Kota Bima Herman, yang diduga malas masuk mengajar, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin MAP mengaku informasi tersebut tidak benar. (Baca. Oknum Guru SMKN 3 Malas Ngajar, Dinas Dikpora ‘Cuek’)

Klarifikasi Kepala Dikpora dan Herman. Foto: Bin

Klarifikasi Kepala Dikpora dan Herman. Foto: Bin

Pasalnya, pengakuan Herman, dirinya tetap hadir di Sekolah, hanya saja tidak mengajar karena saat itu setelah ujian praktek, tidak ada lagi pelajaran yang harus diberikan kepada siswa.

“Setelah ujian praktek hingga menjelang UN, siswa tidak ada lagi pelajaran. Tapi Herman tetap melaksanakan kewajibannya hadir di sekolah dan mengisi absensi,” ujar Alwi di ruangannya, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, di sekolah Kejuruan, ada tiga jenis mata pelajaran. Masing-masing Normatif, Adaptif dan Produktif. Sementara Herman mengajar pada pelajaran Produktif.

“Nah, mata pelajaran produktif itu setelah Ujian Praktek sudah tidak diberikan lagi kepada siswa hingga menunggu waktu UN. Yang ada hanya mata pelajaran Normatif dan Adaptif,” jelasnya.

Saat itu juga, Kepala Dinas Dikpora memanggil Herman untuk hadir diruangannya dan memberikan klarifikasi. Tidak berselang lama, Herman datang dan juga membantah dirinya malas hadir di sekolah.

“Saya memang banyak mengajar di kelas III untuk mata pelajaran produktif. Jadi setelah ujian praktek, sudah tidak ada pelajaran praktek lagi,” katanya.

Herman juga mengakui, jika dirinya juga terpilih menjadi penguji Kompetensi Siswa. “Jadi kalau saya malas, tidak mungkin saya terpilih untuk menjadi guru penguji Kompetensi,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *