Pemkab Bima Gelar Acara Pisah Kenal Penjabat Bupati Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah dilantik untuk memimpin Kabupaten Bima untuk enam bulan kedepan, Pemerintah Kabupaten Bima menggelar acara pisah sambut Bupati Bima Masa Jabatan 2010 – 2015 Drs. H. Syafrudin HM Nur, MPd dengan Penjabat Bupati Bima Drs. H. Bachrudin MPd, di Kediaman H. Syafrudin HM Nur MPd, Kamis (13/8) malam ini.

Suasana acara pisah kenal. Foto: Bin

Suasana acara pisah kenal. Foto: Bin

Sekda Kabupaten Bima, Drs. HM. Taufik HAK dalam sambutannya mengatakan, dalam perjalanan Pemerintahan periode H. Syafrudin, semua dijalankan dengan baik. Hal-hal yang lebih dan kurang selama kepemimpinannya, tidak lepas dari sifat manusia yang penuh dengan sikap khilaf dan dosa. “Tidak ada gading yang tidak retak. Begitupun manusia,” ujarnya.

Kata dia, mewakili seluruh PNS dan seluruh perangkat daerah, Sekda menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya kepada H. Syafrudin. Karena selama menjalankan tugas, tentu juga terselip kesalahan dan dosa yang membuat H. Syafrudin tersinggung.

“Selain itu, kami mengucapkan selamat datang kepada H. Bachrudin. Kami juga akan membantu Penjabat Bupati dengan baik, tulus dan tetap loyal, kita tidak akan berpolitik,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Penjabat Bupati Bima, Drs. H. Bachrudin MPd mengatakan, dirinya hadir di Bima dengan tulus dan ikhlas guna menjalankan tugas sesuai yang diamanatkan oleh Kemendagri.

“Kami melaksanakan kegiatan ini di kediaman Mantan Bupati Bima, untuk menciptakan suasana keakraban,” tuturnya.

Menurut dia, H. Syafrudin selama memimpin selalu dihormati sebagai kepala daerah dan orang tua. Pada hari ini pun, pihaknya juga menggelar kegiatan untuk mengantar beliau setelah memberikan pengabdian terbaik.

“Beliau sekarang kembali menjadi masyarakat biasa lagi. Meski demikian, hubungan silahturahmi tetap harus terjaga dengan baik. Kami juga menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus atas jasa beliau selama menjadi Bupati Bima,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, Bacharudin juga meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima, para Kades dan seluruh Camat untuk menjaga Pemilukada agar berjalan dengan aman, damai dan adil. Siapapun yang terpilih, itu pilihan rakyat dan takdir yang diberikan Allah SWT. “Kita harus terima dan dukung,” tambahnya.

Sementara itu, Drs. H. Syafrudin HM Nur, MPd dalam sambutannya menyatakan, kata pisah dan kenal tidak bisa dipisahkan. Dulu, dirinya pun diawal bertugas, dikenalkan, diakhir tugas ini pun, dipisahkan. “Tapi mohon doa, agar kita tidak dipisahkan selama lamanya,” katanya.

Di dalam menjalankan tugas sehari-hari, sambungnya, baik yang bersifat Komando dan instruksi, dirinya yakin banyak melakukan kesalahan dan khilaf. Tentu, semuanya tidak lepas dari sikap manusia. “Untuk itu saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Insyaallah bila diberi umur panjang, kita perbaiki kesalahan-kesalahan itu,” terangnya.

Saat itu juga H. Syafrudin juga menjelaskan soal sorotan kegiatan pisah kenal yang digelar di kediamannya. “Ada yang bertanya kenapa acara ini diadakan di kediaman saya. Saya tidak merasa bahwa ini adalah virus yang membawa dampak penilian secara politis. Pak sekda yang minta, tempatnya dilaksanakan di kediaman saya. Jadi dengan tulus juga saya terima tawaran itu,” tandasnya.

Pada acara pisah sambut, juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bima adan anggotanya. Jajaran Muspida, Kepala SKPD, Camat dan Kepala Desa.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *