Produk Unggulan Lokal Dipamerkan di STIE Expo

Kota Bima, Kahaba.- Jika selama ini kita jarang menemukan dan melihat produk unggulan lokal Bima yang dipamerkan, sepertinya anda harus bergegas menuju Expo STIE Bima. Disana berbagai jenis produk mulai dipamerkan Jumat 14 Agustus – Sabtu 16 Agustus 2015 di Lapangan Bekas Kantor Bupati Bima. (Baca. STIE Expo, Wujudkan Mahasiswa Berjiwa Wirausaha)

Ketua STIE Bima foto bersama di stan mahasiswa. Foto: Bin

Ketua STIE Bima foto bersama di stan mahasiswa. Foto: Bin

Kegiatan tahunan sekolah ekonomi di Bima itu menyiapkan sekitar delapan stan. Semuanya ditempati oleh mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah Kelurahan dan Desa.

Pantauan Kahaba, stan pertama mahasiswa yang KKN di Desa Naru Kecamatan Sape, memamerkan sejumlah makanan seperti Tarekli, Kerupuk Ikan, Batu Akik, kemudian Asesoris, Gantungan Kunci, Bros, Tas, Rajutan, Sarung Nggoli dan Bawang dari Sape.

“Kita jual dengan harga yang relatif murah, terutama makanan Khas Sape seperti Krupuk Sape, krupuk Ikan,” ujar Sekretaris Kelompok Sape, Yunita Febrianti.

Kelompok Dua yang KKN di Kelurahan Penanae juga menjual kerajinan besi khas Penanae, seperti Parang, Tombak dan Pedang. Kemudian Sarung Salongka dan Sarung Nggoli. Untuk makanan, Dodol Penanae, dan kerajinan Mahasiswa sendiri yakni Lampion seharga 75 ribu.

Ketua Panitia Kegiatan saat memantau kondisi stan. Foto: Bin

Ketua Panitia Kegiatan saat memantau kondisi stan. Foto: Bin

Disebelahnya, Kelompok III yang KKN di Kecamatan Asakota menyajikan makanan dari ikan, seperti Bakso Ikan Tuna, Somai Ikan Tuna, Nugget Ikan Tuna, Abon Ikan Tuna, Agar-Agar Rumput Laut, Jus Rumput Laut, Kacang Sembunyi Rumput laut.

“Kami menyajikan semua produk yang berbahan dasar ikan tuna dan rumput laut. Karena ini makanan khas di Kecamatan Asakota,” tutur juru bicara kelompok III, Neneng Kuswatun.

Kemudian Kelompok IV dari Kelurahan Nae, para mahasiswanya menyuguhkan Keripik Lala Hongki, Tarekli Khas Salama, Kahangga. Lalu, Kelompok V yang KKN di Desa Panda memamerkan Es Kelapa, Jagung Bakar, Kopi Air Kelapa, Kopi Yoman, Kelapa Muda.

“Untuk Kopi Air Kelapa merupakan eksperimen baru kami mahasiswa. Rasanya enak dan tidak berpengaruh pada lambung. Kami sudah mencobanya berhari – hari. Insyaallah tidak ada efek samping,” kata Muhammad Nasir, Ketua kelompoknya.

Sementara Kelompok VI asal KKN Desa Tente menyajikan Kopa Sahe, Salome Tente, Bandeng Isi, Abon Tongkol, Kue Kahangga, Wedang Secang, Kecap Air Kelapa, Sate Sapi dan kerajinan dalam bentuk Bingkai Foto.

Foto bersama mahasiswa di salah satu stan. Foto: Bima

Foto bersama mahasiswa di salah satu stan. Foto: Bima

Stand VII KKN Desa Kananga memamerkan Gantungan Kunci, Gelang, Jajan Bunga, Dodol, Jajan Seroja dan Mina Sarua. Sementara Stan terakhir yang KKN di Kelurahan Rabadompu Barat menyajikan Kerajinan tenun khas Bima seperti baju dan tas.

Ketua Panitia Kegiatan Mistar, SE, MM mengatakan, semua produk yang dipamerkan dalam STIE Expo adalah produk asal Desa dan Kelurahan tempat mahasiswa melaksanakan KKN. Ada juga sebagiannya hasil kreatifitas mahasiswa.

“Tentu dengan dilaksanakannya kegiatan ini, guna mendorong terwujudnya mahasiswa yang bisa hidup dengan berwirausaha dan tidak menggantungkan hidup pada pemerintah,” ucapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *