Dinda: Pilih Kami Karena Hati Nurani

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri – Drs. Dahlan M. Noer dalam kunjungan silahturahmi nya di Desa Buncu Kecamatan Sape, meminta kepada warga untuk tidak ragu mendukung dan memilihnya pada Pemilukada Kabupaten Bima Tahun 2015. (Baca. Dinda-Dahlan Blusukan di 17 Desa di Kecamatan Sape)

Dinda - Dahlan saat silahturahmi dengan warga Desa Buncu Kecamatan Sape. Foto: Teta

Dinda – Dahlan saat silahturahmi dengan warga Desa Buncu Kecamatan Sape. Foto: Teta

Dihadapan warga setempat, Dae Dinda – Sapaan akrab Hj. Indah Damayanti Putri – mengatakan, kedatangannya dan Drs. Dahlan M. Noer beserta rombongan di Desa Buncu, semata – mata untuk silahturahmi dan menginformasikan bahwa dirinya akan menjadi kontestan Pemilukada Kabupaten Bima periode 2015-2020.

“Jujur, saya sangat sedih hari ini setelah sampai di Desa Buncu. Sebab Tahun 2010 lalu, saya bersama Almarhum (Suaminya, H. Ferry Zulakrnaen, ST) datang dan disambut meriah oleh warga Buncu. Saya sangat tahu, betapa cintanya masyarakat Buncu ini sama Almarhum,” ungkapnya, Kamis (20/8) ditengah masyarakat sembari meneteskan air mata.

Apa yang pernah almarhum ajarkan lanjutnya, seperti saling menghormati antara satu dengan yang lain, sangat perlu untuk tingkatkan dan dikembangkan. “Do’akan kami, apa yang menjadi keinginan masyarakat Desa Buncu kedepannya tentu sama dengan keinginan kami,” ujarnya.

Tidak ada artinya, kata Dae Dinda, ketika pasangannya menang di Desa lain, di Desa Buncu tidak menang. “Pilih saya dan Wakil saya karena hati nurani,” ajaknya.

Mengingat kenangan mendiang Almarhum suaminya H. Ferry Zulkarnain, ST dengan masyarakat Desa Buncu Kecamatan Sape, membuat ibu dua anak ini terharu dan menangis bersama ratusan warga setempat.

Ia tidak ingin, sambungnya, Visi-Misi yang diprogramnya dengan seluruh masyarakat Kabupaten Bima tidak bisa dijalankan. Keinginannya harus selaras dan sehati dengan masyarakat, sebab nanti, apapun yang dijalankan tentu berdasarkan keinginan masyarakat.

“Samakan Visi dan Misi kita, agar bisa terus berjuang membangun Kabupaten Bima secara bersama-sama. Kami tidak mau berjanji, tapi kami akan bekerja untuk kemasalahatan umat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Umi Dinda juga mengajak seluruh warga agar sama-sama membacakan Alfatihah untuk Almarhum suaminya. Sambil membaca Alfatihah secara bersama, warga bertambah haru melihat Muhammad Putera Ferryandi yang sangat mirip dengan orang tuanya, Almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST.

Warga Desa Buncu, Ishaka mengungkapkan, beberapa pekan terakhir ini banyak Calon Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima yang datang untuk sosialisasi di Kecamatan Sape. Tapi yang ia pantau, masyarakat baru mau keluar dan menyambut pasangan calon, ketika dipanggil oleh Tim nya. “Itupun, yang mau keluar hanya puluhan orang saja,” ungkapnya.

Tapi ketika pasangan Dinda-Dahlan datang melakukan sosialisasi khususnya di Desa Buncu, satu orang masyarakat pun tidak ada yang dipanggil.

“Saya juga heran pak, kenapa masyarakat dengan sendiri datang untuk menyambut kedatangan pasangan Dinda – Dahlan,” tuturnya.

Ia menambahkan, semenjak jalan desa Buncu diaspal Tahun 2013 oleh H. Ferry Zulkarnain, ST, masyarakat semakin cinta, walupun sudah tiada. Tapi, masyarakat tetap menganggap isteri dan anaknya Muhammad Putera Ferryandi adalah H. Ferry Zulkarnain, ST.

*Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *