KPU Bima Tetapkan Empat Pasangan Calon Bupati

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah melaksanakan seluruh proses verifikasi berkas Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima, KPU Kabupaten Bima Senin (24/8) menggelar Rapat Pleno dan menetapkan empat nama untuk menjadi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima.

Komisioner saat menyampaikan penetapan Bakal Pasangan Calon menjadi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima. Foto: Bin

Komisioner saat menyampaikan penetapan Bakal Pasangan Calon menjadi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima. Foto: Bin

Komisioner KPU Kabupaten Bima, Muhammad Waru, SH mengatakan, rapat pleno penetapan pasangan calon di gelar tadi pagi pukul 08.00 Wita. Empat bakal pasangan calon yang mendaftarkan diri, dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan menjadi Pasangan Calon.

Disebutkannya, berdasarkan urutan pendaftaran, Pasangan Ady Mahyudi bersama Drs. A. Zubair, HAR, MSi yang diusung oleh PBB, PAN, PKB sebanyak 12 Kursi. Pasangan Abdul Kahyir SH, MH – Drs. Abdul Hamid melalui jalur perseorangan. Kamudian Pasangan Drs. H. Syafrudin HM Nur dan Drs. H. Masykur HAR yang diusung Partai Demokrat, Nasdem dan PDIP sebanyak 11 Kursi, dan Pasangan Hj. Indah Damayanti Putri – Drs. Dahlan M. Noer yang diusung Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Gerindra sebanyak 14 Kursi.

“Setelah ditetapkan ini maka, pasangan calon akan mengikuti proses selanjutnya. Kami juga besok tanggal 25 Agustus akan melakukan pengundian Nomor Urut,” katanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Semoga masyarakat Kabupaen Bima agar cerdas memilih Calon Bupati Kabupaten Bima, yang bisa memimpin, mengayomi dan membangun, mensejahterakan dan mencerdaskan masyarakat Kabupaten Bima yang Islami dan memilih Calon Bupati Bima sesuai dengan syariat ajaran Islam. Masyarakat Kabupaten Bima jangan terpedaya dan terpengaruh dengan janji-janji kampanye dan dibayar/diberi uang berapapun jumlah nilainya…

  2. Ancu

    Saatnya Masyarakat Bima, membuka Mata, hati dan telinga serta pikiran, jangan karena iming-iming koin dan kedudukan sehingga menghalalkan segala cara untuk memaksa pemilih untuk mendukung si ini dan si itu, berikanlah kebebasan masyarakat untuk memilih sesuai hati nurani, untuk para TIM pemenangan PASLON janganlah memberikan pembelajaran buruk lagi pada masyarakat yang berkaitan dengan politik Uang sudah saatnya hal itu dibuang dalam alam demokrasi saat ini. Kalau bukan sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita siapa lagi.
    Mbojo Ndaiku
    Mbojo Ndaimu
    Mbojo Ndaita
    Mai ta Kabua Kasama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *