Jalan tak Kunjung Diaspal, Warga Ndano Nae Datangi Dewan

Kota Bima, Kahaba.- Puluhan warga Lingkungan Lingkungan Ndano nae, Kelurahan Ntobo Kota Bima, Rabu (26/8) mendatangi Kantor DPRD Kota Bima. Mereka mempertanyakan realisasi aspal jalan lingkungannya dengan dari sebesar Rp 4 Miliar.

Warga Ndano Nae saat mendatangi DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Warga Ndano Nae saat mendatangi DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Padahal Walikota dan Wakil Walikota Bima sudah sering berjanji akan mengaspal jalan sepanjang 9 kilo tersebut dan rampung Tahun 2014 lalu, namun hingga kini tak kunjung terwujud.

Abdurrahman Mahmud, Tokoh Masyarakat Lingkungan Ndano nae, mengatakan, tujuannya mereka mengadu ke DPRD Kota Bima, untuk mempertanyakan apakah dana Rp 4 Miliar untuk aspal jalan tersebut memang tertuang dalam APBD Kota Bima Tahun 2015 atau tidak. Jika ada, kenapa hingga saat ini jalan itu belum juga diaspal.

“Jalan di lingkungan kami itu sejak zaman dulu rusak parah. Walikota dan Wakil Walikota Bima juga beberapa kali melewati jalan itu. Tapi kenapa janji tersbeut belum juga direalisasikan,” tanyanya.

Kata dia, jangan diaspal, jalan tersebut juga belum dilakukan pengerasan. Padahal setiap Kepala Daerah Kota Bima mengunjungi lingkungan tersebut, warga berkali kali pun meminta agar jalan tersebut diaspal. “Hanya janji janji saja,” sorotnya.

Untuk itu, kedatangan mereka ke DPRD Kota Bima berharap ada berita baik dari para Wakil Rakyat yang menyatakan bahwa jalan tersebut sudah dianggarkan dan akan diaspal tahun ini.

“Kami mendengarkan kabar sudah ada anggaran disetujui DPRD Kota Bima sebanyak Rp 4 Miliar. Kami khawatir jika kabar yang kami dengar juga anggaran itu dialihkan ke pos yang lain,” katanya.

Tokoh Pemuda setempat, Zulkarnain, juga menyorot perlakuan yang tidak adil diberikan oleh Pemerintah Kota Bima. Selama ini, wilayah Timur Kota Bima, atau dilingkungannya jauh dari pembangunan, sementara di wilayah Barat, selalu diprioritaskan. “Kami ini seolah anak tiri,” tuturnya.

Di tempat berbeda, Ketua Komisi III DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm mengaku, anggaran nuntuk aspal jalan memang sudah dianggarkan pada APBD Tahun 2015 sebanyak Rp 4 Miliar. Namun, tidak saja di Lingkungan Ndano Nae, melainkan tersebar di sejumlah Kelurahan.

“Untuk Lingkungan Ndano Nae, memang masuk dalam program pengaspalan tahun ini, tapi tersebar, mulai dari Kelurahan Matakando – Ntobo,” sebutnya.

Menjawab kekhawatiran warga soal anggaran Rp 4 Miliar itu dialihkan ke Pos lain, Duta Partai Golkar itu menegaskan, anggaran yang sudah dituangkan dalam APBD, tidak bisa dialihkan ke program lain, semua harus dijalankan sesuai programnya.

“Siapa yang bilang bisa dialihkan, anggaran itu sudah disepakati eksekutif dan legislatif, jadi tetap harus dijalankan,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan info dari Dinas PU, kontrak soal jalan sebesar Rp 4 Miliar baru selesai 6 Agustus 2015 lalu, d an dalam waktu dekat akan mulai dikerjakan. “Kami pastikan tahun ini akan diaspal. Jadi, warga kami minta bersabar,” harapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *