Wawali Turun Sosialisasi Pemindahan Pasar

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima H. A. Rahman H. Abidin Sabtu (29/8) pagi turun bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) dan pimpinan DPRD ke pasar lama, untuk sosialisasi pemindahan pasar yang rencananya akan di mulai Rabu (2/9) sampai hari Minggu (5/9) ke pasar baru Amahami

Wawali Bima saat sosialisasi di pelaku pasar. Foto: Hum

Wawali Bima saat sosialisasi di pelaku pasar. Foto: Hum

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali melalui siaran pernya mengatakan, kondisi pasar lama saat ini sudah tidak memungkinkan dan tidak representatif untuk ditempati. Dasar dari itu, memacu Walikota Bima untuk membangun pasar semi modern dengan dana Rp 20 Miliar dari APBN.

“Pasar akan diresmikan Kementrian Perdagangan Tanggal 21 September 2015 nanti. Semoga saja tidak ada halangan,” harapnya.

Guna mengajak pelaku pasar pindah ke pasar baru, Wawali Bima turun langsung dan mensosialisasikan rencana pemindahan tersebut. Karena saat ini dua unit yang telah tersedia sudah bisa dimanfaatkan. Sementara satu unit masih dalam proses pengerjaan.

“Sambil menunggu tuntasnya satu unit bangunan baru, pedagang sesuai SK sebanyak 718 akan ditampung di dua unit tersebut. Jika saja ada pedagang kontemporer yang jumlahnya melebihi SK Walikota, akan di tampung di tenda yang telah disediakan,” katanya.

Pria yang biasa disapa Gozil itu mengaku, Wawali berharap agar pelaku pasar memahami kondisi tersebut, sambil menunggu pembenahan yang terus dilakukan Pemkot Bima untuk fasilitas penunjang lain seperti parkir elektronik, air bersih, gudang, trayek angkot, dan penataan bongkar muat.

Untuk sementara, tambahnya, bagi pedagang yang punya peti diminta untuk tidak membawa serta, karena akan menambah sumpek. Peti yang berfungsi sebagai tempat menyimpan jualan itu diminta untuk tetap di pasar lama, karena nanti ada petugas yang di gaji khusus untuk pengamanan. “Nanti kalo sudah tersedia gedung baru, akan dipindahkan semua,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *