Melayu VS Kolo, Berujung di Kursi Pesakitan

Kota Bima, Kahaba.- Hiburan malam di Kelurahan Kolo kembali menuai keributan. Dari pantauan Kahaba, Senin (21/5) malam, Ali (35), Ketua Pemuda Kelurahan Melayu yang malam itu hendak menjemput biduan yang juga iparnya di Kolo, pulang dengan penuh luka di tubuhnya akibat dikeroyok oknum warga Kolo. Ceritanya, pengeroyokan terhadap Ali terjadi ketika beberapa oknum pemuda menghadangnya dan memintai rokok. Tak ada rokok yang Ali berikan, pemuda Kolo membalasnya dengan bogem mentah.

Ilustrasi

Kabar pemukulan menyebar di kalangan pemuda Melayu. Tak menerima perlakuan oknum pemuda Kolo terhadap Ali, aksi balasan pun dilakukan. Selasa (22/5) pagi, sekelompok pemuda Melayu melakukan penghadangan dan sweeping terhadap warga Kolo. Akhirnya, pemuda berinisial O, oknum warga Melayu menusuk pemuda Kolo, Iliansyah (20), yang hendak berangkat kuliah ke STKIP Bima, tepat di tanjakan pertama memasuki kawasan Pantai Ule, sekitar pukul  07.30 Wita.

Iliansyah sempat di selamatkan oleh seorang tukang ojek, Lupus, yang melerai pertikaian, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Bima.

Setelah itu, sekitar pukul 08.00 Wita, tiga pleton pasukan Dalmas mengamankan lokasi baik di kelurahan Kolo dan Melayu. Penghadangan pun dibubarkan secara paksa demi kelancaran arus lalu lintas di kawasan Kota Bima bagian utara itu.

Kapolsek Asakota, IPTU Mulyono mengatakan, Polisi masih menyelidiki pemicu munculnya konflik tersebut. Saat ini, kedua belah pihak sudah melaporkan kasusnya ke Polisi dan para pelaku sudah diamankan.

Tak kali ini saja bentrokan antar pemuda di dua kelurahan di kecamatan Asakota itu meledak. Beberapa waktu yang lalu pun pernah terjadi akibat pertandingan sepakbola dan diakhiri dengan upaya damai.

Bentrokan kali ini ternyata tetap diproses secara hukum, tak ada lagi proses damai seperti konflik yang lalu. Saat ini, oknum warga Kolo, R (25) dan M (19), yang melakukan penganiayaan terhadap Ali telah diamankan di tahanan Polsek Asakota. Demikian pula dengan pemuda Melayu pelaku penusukan yang berinisial O, telah diamankan di tahanan Rekrim Bima Kota.

Kapolres Bima Kota, AKBP. Kumpul HS, SH, S.Ik, yang ditemui Kahaba di kantornya menjelaskan, konflik ini tidak ada kaitannya dengan kisruh masa lalu. konflik kali ini berawal dari hiburan malam. Dan untuk kasus penganiayaan ditangani oleh Polsek Asakota. Sedangkan kasus penusukan, ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Bima Kota.

“Kedua kasus sudah dilaporkan masing-masing pihak dan proses pelaporannya sengaja kita pisahkan.  Dan saat ini, sedang diambil keterangan dari pelaku maupun para saksi-saksi,” jelas Kumbul, Selasa, 22 Mei  2012. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *