Tiga Komunitas Bantu Warga Krisis Air Bersih

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejumlah Desa di 11 Kecamatan Kabupaten Bima mengalami krisis air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga harus menempuh berjalanan sekitar 10 kilometer ke sumber mata air.

Penggalangan dana untuk membantu warga yang krisis air bersih. Foto: Bin

Penggalangan dana untuk membantu warga yang krisis air bersih. Foto: Bin

Merespon hal itu, tiga komunitas masing – masing Komunitas Pramuka Peduli, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Bike to Work (B2W) Bima akan menyumbangkan air mineral, lebih khusus bagi warga miskin dan lanjut usia (Lansia).

Koordinator Bakti Sosial Bersama, Arief Rachman menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Komunitas untuk meringankan beban masyarakat. “Mudahan bantuan air bersih ini dapat memberi manfaat dan meringankan warga akan kebutuhan air bersih. Karena, saat ini di sejumlah Desa sangat membutuhkan air bersih,” ujarnya, Selasa (8/9).

Kata dia, Komunitas Pramuka Peduli Sape dan Lambu saat ini mengadakan kegiatan penggalangan dana. Mereka dari Gudep SMAN 1 Sape, SMA PGRI Sape, SMAN 3 Sape, SMPN 2 Lambu. “Kami ingin adik – adik pramuka mulai belajar merasakan kepedulian sesama, merasakan empati, menggugah rasa tolong menolong seperti yang sering diucapkan dalam dasa darma pramuka,” katanya.

Dijelaskannya, hasil penggalangan dana akan dibelikan air mineral yang dibagi kepada warga yang mengalami krisis Air Bersih. “Kami akan bagikan dan bergabung dengan komunitas lain yang juga akan bersama memberikan bantuan di Desa – Desa yang mengalami krisis air,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *