Blusukan, KH Serap Aspirasi Masyarakat Woha

Kabupaten Bima, Kahaba.- Calon Wakil Bupati Bima dari pasangan perseorangan KH, Abdul Hamid Rabu (9/9) blusukan di Kecamatan Woha. Hamid terpaksa blusukan sendiri, karena Calon Bupati Bima Abdul Khayir harus menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Abdul Hamid saat blusukan di rumah warga Kecamatan Woha. Foto: EM

Abdul Hamid saat blusukan di rumah warga Kecamatan Woha. Foto: EM

Kendati sendiri, Hamid tak patah semangat. Ia bersama timnya tetap yakin jika tak ada yang sia – sia. Agenda blusukan pun dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Woha. Pria berkulit gelap itu berjalan kaki disetiap rumah warga untuk mengetahui apa yang diinginkan rakyat kelak jika KH ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Calon Wakil Bupati Bima Abdul Hamid blusukan di Kecamatan Woha. Ribuan masyarakat menyambut dengan gembira,” ujar Eri, anggota Tim Pemenangan KH.

Selama blusukan dan bersilaturahmi dengan warga dan tokoh masyarakat, banyak aspirasi masyarakat yang telah diserap. Warga banyak meminta untuk perbaikan sistem birokrasi serta penguatan sarana dan prasarana.

“Warga juga meminta untuk memperhatikan lima sektor krusial. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, pendidikan, pemerintahan dan kesehatan,” sebutnya.

Permintaan dan masukan dari warga tersebut, tentu akan diperjuangkan oleh pasangan yang biasa disebut Kuda Hitam itu. Memprioritaskan kebutuhan – kebutuhan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.

Kata dia, sambutan hangat dari warga, menjadi semangat tersendiri bagi pasangan KH. Pihaknya pun optimis, KH dapat mendulang suara yang tidak sedikit di Kecamatan Woha.

Eri menambahkan, guna menunjang kegiatan selama kampanye dan silaturahmi. Tim Rangga Kae akan selalu berkoordinasi dengan seluruh tim KH diseluruh Desa dan Kecamatan.

*EM

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *