DINDA Janji Aspal Jalan, Warga Kowo Siap Berikan 80 Persen Suara

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jalan sepanjang 4 kilometer dari Desa Kowo Kecamatan Sape yang menuju Dusun Jati Desa setempat, terbilang rusak parah. Warga Desa pun, meminta kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri – H. Dahlan M. Noer (DINDA) untuk aspal jika menang pada Pemilukada 9 Desember mendatang.

DINDA saat mendatangi warga Kowo. Foto: Noval

DINDA saat mendatangi warga Kowo. Foto: Noval

Namun untuk itu semua, warga Desa Kowo yang diwakili oleh Kepala Desa dan Kepala Dusunnya, berjanji akan memberikan suara kepada pasangan DINDA 80 persen. “Kami siap kontrak politik dengan pasangan DINDA demi masyarakat kami,” ujar Kepala Dusun Jati Desa Kowo Sahrudin dihadapan pasangan DINDA dan ribuan masyarakat Jum’at (11/9) sore yang juga didampingi Kades setempat Adnan.

Selain jalan, Kepala Dusun juga meminta agar pasangan DINDA memberikan bantuan untuk menyelesaikan pembangunan Madjid jika telah menang. “Semua apa yang kami minta ini, sangat wajar. Karena kami meminta kepada Pemimpin yang mau bersama rakyat,” ungkapnya berapi-api.

Keyakinannya untuk memberikan 80 persen suara di Desa Kowo itu untuk pasangan DINDA, semuanya atas permintaan masyarakat secara keseluruhan.”Buktikan saja 9 Desember nanti. Kami tidak bisa janji untuk Desa lain, tapi Desa kami srndiri kami berani jamin,” yakinnya.

Menanggapi permintaan itu, Hj. Indah Damayanti Putri mengaku siap melaksanakan apa yang dinginkan masyarakat Desa Kowo. “Buatlah kontrak politik agar kita tanda tangani dihadapan rakyat langsung, agar tidak ada dusta diantara kita,” ungkapnya.

Menurut Dae Dinda tidak ada yang tidak bisa dilakukan, jika memang semua masyarakat mau bergandengan tangan untuk bersama. “Dukung kami, menangkan kami agar apa yang menjadi keinginan kita bersama ini dapat kita raih,” ajaknya.

Ia sangat merasakan apa yang dirasakan masyarakat Desa Kowo, apalagi Dudun Jati ini. Akses jalan yang mulus harus ada agar masyarakat leluasa untuk bepergian atau mengangkut hasil taninya. “Kami tidak mau janji, tapi mari kita sama-sama buat kontrak politik yang adil dan bernilai ibadah,” tambahnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *