Pawai Kelulusan, Belasan Siswa Ditangkap Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Aksi konvoi kendaraan bermotor dan corat-coret sudah menjadi semacam tradisi bagi para siswa SMA/SMK/MA di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat untuk merayakan kelulusannya. Akibat aksi yang meresahkan masyarakat tersebut, pada hari  Sabtu (26/5), 14 orang siswa terjerat razia polisi dan selanjutnya digelandang ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan.

Ilustrasi

Sebanyak 14 siswa SMU dimana salah satu dari mereka berjenis kelamin perempuan terjaring razia Satlantas Polres Bima Kota di jalan dana taraha (kompleks pekuburan raja).  Belasan siswa yang berasal dari SMA Yasin dan MAN 2 Kota Bima ini melakukan konvoi kendaraan dengan memakai baju seragam yang dipenuhi coretan setelah mendengar pengumuman kelulusan di sekolah masing-masing.

Petugas mengamankan para siswa yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan serta tidak membawa perlengkapan berkendara seperti helm, surat-surat kendaraan dan perlengkapan wajib lainnya sesuai dengan Undang-Undang. “Kami antisipasi sebelumnya, karena sudah lazim terjadi pada setiap pengumuman kelulusan SMA selalu saja diwarnai dengan aksi ugal-ugalan pelajar yang bisa membahayakan pengguna jalan lainnya, karena itu kami melakukan operasi serentak di seluruh wilayah kota,” ujar Kanit Digiasa, Bripka Suheda kepada wartawan.

Selanjutnya belasan siswa bersama sepuluh unit kendaraan roda dua digelandang ke Polsek Rasanae Barat untuk dilakukan pembinaan. Bripka Suheda mengungkapkan orang tua siswa juga akan dipanggil untuk bersama-sama membuat penyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, dan selanjutnya seluruh siswa yang terjaring akan dipulangkan ke rumah masing-masing. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *