Pemuda Desa Tangga Dibacok Hingga Tewas

Kabupaten Bima, Kahaba.- Miras seringkali membawa petaka. Seperti yang dilakukan AHL, setelah pesta miras usai acara orgen tunggal di Desa Tangga, pemuda 26 Tahun itu membacok Anwar (27 Tahun) warga Desa Tangga Kecamatan Monta, hingga tewas, Rabu (16/9) sekitar pukul 17.00 Wita.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Korban mengalami luka parah dibagian samping kanan perut dan lengan kanan. Nyawa korban tidak tertolong saat dilarikan ke RSUD Bima,” ujar Kasat Reskrim Polres Bima AKP. Rhemmi Bheladona, SH, Kamis (17/9).

Ia menceritakan, korban dan pelaku bersama rekan-rekannya sedang pesta miras di sekitar acara orgen tunggal. Korban kemudian mengeluarkan kalimat menantang dan bertanya siapa yang paling jago di Dusun pelaku.

“Setelah orgen selesai, pelaku dan korban berpapasan di gang. Merasa tersinggung dengan kalimat menantang yang disampaikan korban, AHL pun membacok korban menggunakan belati,” ujarnya berdasarkan keterangan pelaku.

Kata dia, sebelum ditangkap, pelaku sempat melarikan diri. Setelah diintai, AHL berhasil di tanggap saat sembunyi di plafon rumah mertuanya.

“Pelaku diamankan dan di proses. Pelaku dijerat dengan Pasal 338, 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang meningal dunia, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” sebutnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *