Periksa Hewan Kurban, Tim Dibentuk

Kabupaten Bima, Kahaba.- Untuk memastikan kondisi dan kesehatan hewan sebelum dikurbankan pada hari Raya Idul Adha 24 September mendatang, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Peternakan akan membentuk tim pemeriksa. Hal itu diperlukan untuk menjaga sejumlah kemungkinan terjadi terhadap hewan kurban.

Ilustrasi

Ilustrasi

Demikian disampaikan Kasubag Pemberitaan dan Informasi Humas Protokol Setda Kabupaten Bima, Suryadin, kemarin. Ia mengatakan, hewan kurban harus benar-benar sehat. Karena dagingnya akan dikonsumsi warga.

Artinya kata dia, hewan yang dikurban itu steril, tidak mengidap virus atau penyakit berbahaya dan mematikan. “Karena kalau terkena virus sangat berbahaya bagi masyarakat yang mengonsumsi,” terangnya.

Meski persiapan tim sudah dilakukan lanjutnya, tetapi sejauh ini pihaknya belum menerima laporan berapa banyak hewan yang disiapkan pemerintah untuk dikurbankan itu. Karena masih menunggu laporan dari sejumlah dinas dan SKPD yang ada.

“Kami belum mendapatkan laporan dari semua Instansi yang ada berapa jumlah hewan kurban tahun ini,” katanya.

Karenanya, pemerintah telah bersurat ke semua SKPD meminta agar semua sumbangan hewan kurban dilaporkan. Sehingga dapat diidentifikasi terkait jumlah dan kondisi hewan tersebut. “Demikian pun lokasi pusat kurban kata dia, belum tentukan.

“Bisa saja di Woha atau di sejumlah kecamatan lain. Itu tergantung dari hasil rapat nanti,” ujarnya.

Suryadin berharap, tim pemeriksa hewan itu akan dibentuk juga di setiap kecamatan. Melalui UPT Peternakan setrempat. Ini penting, dalam upaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *