Termin Kedua DAK Segera Cair

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dana Alokasi Khusus (DAK) Lingkup Dikpora Kabupaten Bima termin kedua dipastikan segera cair pekan depan ini. Kepastian itu diketahui setelah laporan penggunaan termin pertama oleh sekolah penerima DAK diperiksa Bagian Keuangan Pemerintah Daerah.

Ilustrasi

Ilustrasi

Hal itu disampaikan Kabid Dikmen Dikpora Kabupaten Bima, Amirudin. Diakuinya, sementara ini Laporan pertanggungjawaban (LPJ) termin pertama sedang diperiksa oleh keuangan. Setelah dinyatakan pas dan tidak ada perselisihan, maka minggu depan termin kedua dapat dicairkan.

“Pencairan termin tersebut berdasarkan jadwal yang ditentukan. Disesuaikan dengan penuntasan pekerjaan termin pertama,” jelasnya.

Sesuai jadwal kata dia, pekerjaan termin pertama tuntas pada Akhir Agustus lalu dan sudah melebihi target 20 persen. Bahkan pada sejumlah sekolah, ada yang telah mencapai 30 sampai 40 persen fisik. Penambahan volume pekerjaan itu, ditunjang dana pribadi kepala sekolah setempat. “Anggaran itu akan diganti setelah termin kedua cair,” jelasnya.

Inisiatif itu menurutnya, sangat baik untuk menunjang kelanjaran dan percepatan kegiatan pembangunan. Dengan demikian pekerjaan bangunan sekolah tersebut dapat dituntaskan sebelum masuk musim hujan. “Menggunakan uang sendiri untuk melancarkan pembangunan, itu adalah inesiatif cerdas,” katanya.

Pihaknya tetap intensif melakukan pengawasan terhadap kegiatan DAK. Baik oleh tim di Dikmen sendiri maupun oleh konsultan pengawas. Hal itu untuk mencegah terjadinya penyimpangan terhadap pekerjaan itu. “Kita tidak ingin ada kesalahan dalam proyek DAK. Karena ini berkaitan dengan mutu pendidikan,” akunya.

“Kami himbau para kepela sekolah penerioma DAK dapat tetap bekerja dengan baik. Sehingga menghasilkan sarana pendidikan yang berkualitas. Jangan hanya kejar kuantitasnya, tapi kwalitasnya harus tetap diutamakan,” ingatnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *