Lagi, Bayi Dibuang di Sungai

Kota Bima, Kahaba.- Warga RT 10 RW 02 Lingkungan Sadia Dua Kelurahan Sadia digegerkan dengan penemuan bayi di sungai Kelurahan setempat, Minggu (20/9) sekitar pukul 09.00 Wita. Bayi berusia sekitar 8 bulan, berjenis kelamin laki laki itu dibalut sarung dan disimpan dalam kardus kecil. (Baca. Jasad Orok Ditemukan di Kali)

Bayi dibungkus kain saatb disaksikan warga setempat. Foto: Bin

Bayi dibungkus kain saatb disaksikan warga setempat. Foto: Bin

Kamelia, perempuan yang pertama kali menemukan bayi tersebut menuturkan, saat dirinya membersihkan sampah di pinggir sungai, ia melihat sarung yang nampak masih baru tersimpan dalam kardus.

Hendak mengambil sarung tersebut untuk dibersihkan, Kamelia kaget ternyata ada bayi terbungkus sarung. “Saya kaget dan berteriak memberitahu warga,” ujarnya.

Perempuan yang tinggal dipinggir sungai itu mengaku, saat ia membersihkan sampah, tidak terasa ada aroma bangkai. Kamelia menduga, bayi tersebut dibuang pada subuh hari, disaat saat sepi dan tidak ada warga yang beraktifitas.

Di tempat yang sama, Lurah Sadia Abdul Rajak mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah diberitahu warga. Saat itu juga dirinya melapor ke Polisi dan atasannya, Walikota Bima.

“Kemungkinan bayi itu dibuang dari jembatan sungai tersebut. Karena tidak ada arus, kardus yang berisi bayi tertahan diantara semak-semak dan sampah,” katanya.

Warga saat menyaksikan oleh TKP penemuan bayi. Foto: Bin

Warga saat menyaksikan oleh TKP penemuan bayi. Foto: Bin

Sebagai kepala Lurah setempat, ia akan mencari tahu siapa pelakunya. Karena indikasi awal pelaku merupakan warga setempat yang tinggal di Kos-Kosan, bersama warga pihaknya akan merazia kos-kosan di seluruh Kelurahan Sadia. “Kita curiga, ini ulah warga yang tinggal di Kos-kosan,” tuturnya.

Sementara itu, Kaur Reskrim Polres Bima Kota, IPDA. Masdudin yang berada di lokasi usai olah TKP mengatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian pembuangan bayi tersebut sekitar pukul 09.30 Wita, saat itu juga anggotanya bersama unit identivikasi menuju lokasi.

“Bayinya berjenis kelamin laki laki dan sudah meninggal. Untuk proses hukum selanjutnya, bayinya akan kita lakukan pemeriksaan luar dalam di RSUD Bima. Sementara modus bayi dibuang akan kita dalami,” ucapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Masya

    Kebiasaan gak bisa nahan nafsu… Maen cantik dink nenk dan bang… Kanae kataho darah daging re ari doho eeee .. Waura karawim re … Tanggung jawab menapu ra rawim re… Ntau mu ade karawi mu ma caru ede re ntau raupu ade kanae menam anak mu re

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *