Kukuhkan 500 Tim Relawan di Monta, DINDA Disambut Shalawat Nabi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri – Dahlan M. Noer (DINDA), Senin (21/9) sore melaksanakan kampanye terbatas di Kecamatan Monta. Iba di Kecamatan setempat, Pasangan nomor urut 4 itu pun disambut Shalawat Nabi.

Pasangan DINDA saat Blusukan di Monta. Foto: Noval

Pasangan DINDA saat Blusukan di Monta. Foto: Noval

Tidak biasanya memang kehadiran DINDA disejumlah Kecamatan disambut dengan Shalawat. Namun di Kecamatan Monta, gema Shalawat mengantarkan putera dan puteri terbaik calon Kepala Daerah itu memasuki tiap relung-relung daerah setempat.

Seperti biasa, kehadiran DINDA melakukan kampanye terbatas ditiap Kecamatan tidak pernah sepi dari sambutan. Iring-iringan kendaraan bermotor dan mobil menyesakkan ruas jalan. Belum lagi ditambah bejubel nya rakyat yang keluar ingin melihat pasangan tersebut.

Setelah blusukan disejumlah Desa, kegiatan DINDA selanjutnya mengukuhkan sebanyak 500 Tim Relawan, di Lapangan Desa Sie. Tim relawan membacakan ikrar sumpah setia untuk terus bekerja memenangkan pasangan DINDA.

Calon Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri dalam orasi politiknya mengatakan, ia sangat bangga dengan masyarakat Kecamatan Monta. Dirinya tidak menyangka, jika masyarakat setempat akan menyambutnya semeriah ini.

Sebab, sebelumnya mencuat isu jika di Monta Utara dan Monta dalam tidak ada pendukungnya. “Alhamdulillah warga disini masih menyangi kami,” ujarnya.

Selama dua periode Almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST menjadi Bupati Bima, diakuinya, selalu menang di Kecamatan Monta. “Jika kita solid dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dikembangkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan izin Allah saya yakin kita bisa menang,” ungkapnya.

Keakraban pasangan DINDA dengan warga Monta. Foto: Noval

Keakraban pasangan DINDA dengan warga Monta. Foto: Noval

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Relawan pasangan DINDA M. Anas meminta kepada masyarakat untuk tidak pernah terpengaruh dengan hasutan orang-orang yang terus menyuarakan wanita tidak boleh menjadi seorang Bupati.

“Lihat saja Gubernur NTB kita, Guru besar lulusan Kairo itu telah melantik Penjabat Bupati yang juga seorang wanita. Apakah kita meragukan keilmuan yang dimiliki beliau,” jelasnya dalam orasi politiknya.

Tidak hanya itu, ia menambahkan, apalagi dilevel Daerah. Level Nasional saja, wanita diberikan kesempatan untuk memimpin Negara. “Ibu Megawati, adalah salah satu contoh yang nyata di Indonesia ini. Mari sama-sama kita satukan barisan dan menangkan pasangan DINDA,” ajaknya.

Ketua Tim pemenangan pasangan DINDA, Hj. Ferra Amelia, SE MM mengaku, sangat optimis bisa menang di Kecamatan Monta. Hal itu dikatakannya, karena sesuai dengan kondisi tim yang solid dan antusias masyarakat saat menyabut pasangan DINDA.

Hari ini, pihaknya hanya blusukan di tujuh Desa di Kecamatan Monta luar, yakni mulai dari Desa Bara Lau, Desa Sakuru, Desa Monta, Desa Tangga, Desa Sie, Desa Simpasai dan Desa Pela. “Sementara Desa lainnya yang ada di Kecamatan Monta dalam seperti Desa Waro, Desa Sondo, Desa Ruma Keka, Desa Tolo Uwi, Desa Tolo Tangga, Desa Wane dan Desa Tangga Baru, akan didatangi Selasa (22/9) besok,” tambahnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *