Tabrakan Motor Vs Motor, Tiga Tewas

Kota Bima, Kahaba.- Dalam waktu hampir bersamaan, kecelakaan maut di Kota Bima pada Senin (21/9) pagi kemarin merenggut nyawa tiga orang. Kecelakaan itu terjadi di dua lokasi berbeda. Melibatkan antar pengendara sepeda motor.

Kondisi motor usai tabrakan di jalan Lintas Ule. Foto: Ady

Kondisi motor usai tabrakan di jalan Lintas Ule. Foto: Ady

Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Lintas Ule – Kota Bima sekitar pukul 06.30 Wita. Terjadi antara sepeda motor yang ditumpangi Abdul Wahid (40) warga Kelurahan Kolo dengan Ruslin (21) warga Desa Sangia Kecamatan Wera. Kedua korban meninggal setelah dilarikan ke RSUD Bima karena sama-sama menderita luka parah.

Kasat Lantas Polres Bima Kota, AKP Aditya PW mengungkapkan, kecelakaan terjadi antara sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam plat EA 5286 ST yang dikemudikan Abdul Wahid dengan sepeda motor Jenis Suzuki Tunder tanpa plat yang dikemudikan Ruslin. Keduanya diduga sama-sama hilang kendali dan bertabrakan di garis tengah jalan.

“Kemungkinan keduanya dalam kecepatan tinggi dan sama-sama lalai. Mereka sempat dibawa ke Rumah Sakit tapi sesampai disana meninggal karena luka parah,” ungkap Kasat.

Motor rusak parah usai tabrakan di Kelurahan Penatoi.

Motor rusak parah usai tabrakan di Kelurahan Penatoi.

Berselang sekitar 30 menit atau Pukul 07.00 Wita setelah itu lanjut Kasat, kecelakaan juga terjadi di Jalan Gajah Mada depan Kantor KPU Kota Bima Kelurahan Penatoi. Melibatkan sepeda motor jenis Trail modifikasi yang dikendarai Irwan (45) dengan sepeda motor jenis Jupiter Z warna merah tanpa plat yang dikendarai Anton (22).

Akibat kecelakaan itu sambungnya, Irwan warga Kelurahan Penaraga tewas saat berusaha diselamatkan ke RSUD Bima. Sedangkan Anton, warga Kelurahan Ntobo hanya menderita luka ringan. Dugaan sementara, motor trail dalam kecepatan tinggi dan masuk di ruas jalan motor Jupiter Z yang datang dari arah berlawanan.

“Kita sudah lakukan olah tempat kejadian perkara. Semua sepeda motor sudah kita amankan sebagai barang bukti. Saat ini kedua kasus kecelakaan masih dalam penyelidikan Kepolisian,” tutur Kasat asal Irian Jaya ini kepada Kahaba.net di ruang kerjanya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Raja jalanan

    Kecelakaan lalu lintas di kota/kabupaten bima bukan lagi hal yg biasa…
    Dibutuhkan segera upaya preemtif dalam hal ini, karena dilihat kinerja penegak hukum dalam melakukan upaya pencegahan kecelakaan sangat minim dilakukan.
    Salah satu upaya yg harus konsisten dilakukan adalah dgn melakukan sosialisasi keselamatan berkendara dengan mengadakan work shop di setiap kelurahan atau yg lebih baik pada tiap2 kampung.
    Hal tersebut terbukti efektif, contoh saja di kota malang yg menjadi daerah studi sy, dari penelitian yg sy lakukan, angka kecelakaan di kota malang dari thn 2007 s/d 2015 angka kecelakaan khususx roda dua menurun di setiap tahunnya.
    Hal yg mendukung penerunan tsb yaitu baiknya pencitraan polantas dimata masyarakat dan konsistennya Satlantas khususnya unit Dikyasa dan Turjawali dlm melakukan upaya pencegan preemtif dan preventif kepada masyarakat disetiap bulannya.
    Singkat kata, sy harapkan untuk satlantas polresta bima harus lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan merubah perilaku berkendara masyarakat agar terciptanya rasa aman saat berkendara dijalan raya.
    Salam raja jalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *