DINDA Ditargetkan 40 Ribu Tim Relawan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri-Drs. Dahlan M. Noer (DINDA) menargetkan pembentukan tim sebanyak 40 ribu di 18 Kecamatan. Jumlah itu akan segera terelisasi melalui pengukuhan di sekitar 8 Kecamatan yang tersisa.

Sekretaris Tim Koalisi Ir. Suryadin. Foto: Noval

Sekretaris Tim Koalisi Ir. Suryadin. Foto: Noval

Sekretaris Tim Koalisi Ir. Suryadin mengatakan, hingga saat ini pasangan DINDA telah mengukuhkan sekitar 20 ribu lebih Tim relawan di 10 Kecamatan. Dalam waktu dekat ini, sekitar belasan ribu Tim relawan akan selesai dikukuhkan.

“Kita memang menargetkan tim relawan sebanyak 40 Ribu. Tim tersebut akan bekerja maksimal untuk kemenangan DINDA,” ujarnya, di Kecamatan Monta Dalam, Selasa (22/9).

Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Bima itu juga menyebutkan, tim relawan itu terdiri Tim Gender, Tim IDP Centre, Tim Purnawirawan dan Tim Rumah. Sementara Tim Koalisi dari Partai pengusung yakni Golkar, Gerindra, Hanura dan Partai Pendukung PPP, mempunyai Tim tersendiri sebanyak 42 orang. “Tim koalisi ini sudah terdaftar di KPU Kabupaten Bima,” katanya.

Ia meyakini, tiga Partai pengusung dan partai pendukung itu memiliki kualitas dan sudah teruji kemampuannya. Tim tersebut akan mampu memberi penyadaran kepada rakyat. “Insya Allah dengan izin Allah dan kerja keras semua Tim yang solid ini, kami yakin pasangan DINDA akan menang 9 Desember mendatang,” yakin Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil III asal Kecamatan Lambu ini.

Dia menambahkan, mungkin banyak yang akan mengatakan bahwa Tim relawan pasangan DINDA ini sedikit dibandingkan pasangan lainnya, yang menargetkan hingga ratusan ribu Tim Relawan. Namun, di Kabupaten Bima, pemilih sahnya pada legislatif lalu hanya 253 ribu lebih.

“Jika misalnya ada Paslon yang timnya hingga 100 ribu, maka itu sudah 40 persen suara yang didapat kalau mencoblos semua. Jadi bagi kita, itu sedikit berlebihan,” tambahnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *