Penonton Konser Iwan Fals Diluar Stadion Bentrok dengan aparat

Kota Bima, Kahaba.- Penonton di luar stadion Manggemaci yang menonton Konser Iwan Fals, Minggu (27/9) ternyata banyak. Untuk bisa melihat penampilan idolanya dari jauh, warga terpaksa merobek kain penghalang di pagar stadion tersebut. (Baca, Konser Iwan Fals di Bima Sepi Penonton)

Penonton diluar lapangan berhamburan masuk usai bentrok terjadi. Foto: Bin

Penonton diluar lapangan berhamburan masuk usai bentrok terjadi. Foto: Bin

Namun saat konser berlangsung, penonton di luar lapangan seolah tidak sabar ingin melihat Iwan Fals dari dekat. Aksi saling dorong dengan aparat di Pintu Timur pun beberapa kali terjadi. Hingga kesekian kalinya, bentrok pun tak bisa dihindari. (Baca. Konser di Bima, Iwan Fals Ajak Cinta Lingkungan)

Awal bentrok terjadi saat penonton yang tidak bisa merangsek masuk dalam Stadion, kemudian melempar parat TNI dan Polri yang berjaga di pintu Timur dengan batu dan botol air mineral. Tak tinggal diam, aparat pun mengejar warga yang diduga provokator.

Penonton dari luar stadion dijaga Aparat TNI. Foto: Bin

Penonton dari luar stadion dijaga Aparat TNI. Foto: Bin

Kericuhan yang terjadi diluar Stadion lapangan pun menjadi perhatian tersendiri bagi penonton yang ada di dalam Stadion. Saat itu, Iwan Fals sedang menyanyikan lagu Bento, namun konser tetap berjalan.

Beberapa jam setelah kejadian tersebut, setelah Iwan Fals menyelesaikan lagu yang ke 14, Aparat kemudian membuka pintu sebelah Timur dan Barat Stadion Manggemaci. Penonton yang berada diluar stadion pun berhamburan masuk di dalam lapangan. Hingga diakhir, acara berjalan dengan aman.

Saat Konser Musisi yang juga dikenal dengan lagu Mata Indah Bola Pimpong itu menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Kota Bima.

“Terimakasih untuk Kota Tepian Air, Kota 12 Matahari, tempat Kuda-Kuda berlari Liar, serta amahami yang Indah,” ucapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *