Paslon Diminta Tidak Libatkan Anak Dalam Kampanye

Kabupaten Bima, Kahaba.- Panitia Pengawas Pemilu (Panswaslu) Kabupaten Bima meminta Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima maupun tim tidak melibatkan anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye.

Anak anak saat mengikuti konvoi salah satu Paslon. Foto: Ady

Anak anak saat mengikuti konvoi salah satu Paslon. Foto: Ady

“Keterlibatan anak di bawah umur merupakan bentuk pelanggaran sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 7 dan Undang-Undang Nomor 8 tentang kampanye,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Bima, Abdullah kepada Kahaba.net, Sabtu siang.

Hanya saja jelasnya, dalam aturan itu tidak mengatur sanksi bagi Paslon yang terbukti melibatkan anak dalam kampanye. Sehingga pihaknya hanya bisa meminta dan menghimbau kepada Paslon dan Tim.

Menurutnya, keterlibatan anak bukan hanya soal pelanggaran. Namun ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan demi kepetingan anak. Misalnya, terkait keselamatan anak bila terjadi persoalan baik di jalan maupun lokasi kampanye. Otomatis anak akan ikut terkena dampak.

“Usia anak juga harusnya  belajar dan belum saatnya diajak berpolitik praktis. Kasihan mereka, kalau harus dieksploitasi untuk kepentingan politik,” ujar Abdullah di ruang kerjanya.

Berdasarkan hasil pengawasan personilnya selama tahapan kampanye berjalan lanjut dia, hampir semua kampanye Paslon ditemukan keterlibatan anak. Mereka tak hanya ikut, melainkan aktif seperti para pendukung menggunakan seragam, mengecat tubuh dan membawa alat peraga kampanye.

“Kami sudah sering menghimbau setiap ada rapat koordinasi agar Paslon dan tim tidak melibatkan anak di bawah umur,” akunya.

Ia menegaskan, akan tetap menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan upaya persuasif. Yakni berkoordinasi dengan Paslon dan tim untuk meminta klarifikasi apakah anak di bawah umur sengaja dilibatkan atau melibatkan diri dalam kampanye. Serta kembali mengingatkan kepada para orangtua, tim dan Paslon agar tidak mengajak anak saat kampanye.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *