Polisi Diminta Usut Pelaku Pelemparan Simpatisan DINDA

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ketua Tim pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima DINDA :Hj. Fera Amalia meminta kepada Polisi untuk mengusut dan menangkap pelaku pelemparan oleh orang tak dikenal terhadap simpatisan DINDA, di perbatasan Desa Renda dan Desa Cenggu tadi malam, Minggu (4/10). (Baca. Mobil Simpatisan DINDA Dilempar, Dua Warga Terluka)

Komalasari, korban pelemparan warga tak dikenal saat dirawat di RSUD Bima. Foto: Bin

Komalasari, korban pelemparan warga tak dikenal saat dirawat di RSUD Bima. Foto: Bin

Karena jika dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan aksi pelemparan yang sama akan kembali terjadi dan menimpa simpatisan DINDA dan simpatisan calon pasangan lain, kemudian mengarah pada konflik Pemilukada yang tidak diharapkan.

“Aksi pelemparan ini tentu mencederai proses demokrasi yang sedang berjalan. Kita dari pasangan DINDA sangat tidak ingin hal ini terjadi, karena siapapun juga memiliki tugas untuk mengantarkan proses Pemilukada berjalan dengan aman dan damai,” ujarnya, Senin (5/10).

Kata dia, setelah ditelusuri jumlah korban pelemparan, ternyata tidak hanya dua orang perempuan, masing-masing Haerani dan Komalasari yang dilarikan ke RSUD Bima karena mengalami luka parah dibagian wajah, tapi berjumlah lima orang. “Jumlah korban ada lima orang, Komalasari yang memang sangat parah. Sementara kendaraan, empat unit Mobil juga rusak,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Bima itupun meminta, agar aksi pelemparan tersebut yang terakhir terjadi. Karena pelemparan oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab itu bisa memantik terjadinya hal – hal yang yang tidak diinginkan.

Kepada simpatisan Pasangan DINDA juga ia meminta agar bersabar menerima cobaan tersebut, menahan emosi, berpikir jernih dan tidak mudah terpancing oleh isu isu sesat yang memprovokasi keadaan. Karena, apabila terus diladeni, maka harapan terciptanya Pemilukada yang damai dan Indah, tidak akan terwujud.

“Kita ini orang – orang cerdas, simpatisan yang baik, berikan contoh teladan sikap yang baik dan sabar kepada masyarakat. Kemudian untuk urusan mengungkap dan memberikan sanksi kepada pelaku pelemparan tersebut, kita berikan kepercayaan kepada pihak yang berwajib untuk mengurusnya,” tambah perempuan yang biasa di sapa Dae Fera itu.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *