Tabrak Balita, Mahasiswa Babak Belur

Kota Bima, kahaba.- Nasib naas dialami Fatur (19) mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Bima. Rencana Fatur yang hendak menggelar aksi sosial batal setelah ia menabrak pejalan kaki, Selasa (29/5) pukul 11.00 wita di Jalan Gajah Mada, tepatnya depan SMAN 4 Kelurahan Penatoi. Nafita (6) yang menjadi korban insiden ini terpaksa dilarikan ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan karena luka yang dialaminya sementara pelau babak belur dihajar warga.

kecelakaanIlustrasi

Fatur yang mengendarai motor jenis Yamaha Jupiter MX dengan Nopol EA 5467 SD hendak menuju ke traffict light  Gunung Dua untuk bergabung dengan sejumlah rekannya dalam rangka menggelar permintaan bantuan dana kepada pengguna jalan bagi korban banjir bandang beberapa waktu lalu. Ketika melaju di depan SMAN 4 Kota Bima dari arah timur, dirinya tidak memperhatikan sejumlah siswa yang hendak menyeberang jalan. Lantaran kaget, Fatur pun tidak mampu mengendalikan laju sepeda motornya dan  akhirnya menabrak salah satu pejalan kaki. Mendapatkan kejadian tersebut warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian lantas meneriakinya, karena panik dirinya kemudian melarikan diri. “Saya lari karena ada yang bawa parang,” ujarnya sambil memegang bagian kepalanya yang terkena lemparan batu.

Tidak sampai disitu, dirinya kemudian dikejar sembari diteriaki maling. Dirinya lantas melarikan diri karena panik dan takut dihakimi massa di lokasi kejadian. Sialnya, tepat di Kelurahan Sadia dirinya terjatuh, dan saat itulah sejumlah warga yang mengejar nyaris mengeroyoknya. Fatur beruntung berhasil diselamatkan sejumlah aparat kepolisian dari bulan-bulanan warga, meskipun salah satu warga sempat melempari dirinya di bagian kepala hingga harus mendapatkan sejumlah jahitan.

Sementara itu, Kasat Lantas melalui Kanit Lakalantas Polres Bima Kota, Bripka I Gusti Lanang mengatakan untuk saat ini pihaknya telah mengamankan pelaku dan motor yang dikendarai. Kendati proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah dilakukan begitupun pemeriksaan saksi-saksi yang melihat, namun untuk sementara pihaknya masih mencari kejelasan dari kronologis kejadian yang sebenarnya.[BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *