Tiga Dapil Sampaikan Hasil Reses

Kota Bima, Kahaba.- Setelah melaksanakan Reses selama satu pekan di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil), anggota DPRD Kota Bima tiap Dapil menyampaikan sejumlah hasil penjaringan aspirasi melalui rapat yang digelar Senin (5/10).

Hj. Anggriani menyampaikan hasil Reses di Dapil I. Foto: Bin

Hj. Anggriani menyampaikan hasil Reses di Dapil I. Foto: Bin

Dapil I Kecamatan Asakota yang disampaikan Hj. Anggriani menyebutkan sejumlah kebutuhan yang disampaikan oleh masing-masing Kelurahan. Seperti Kelurahan Kolo, aspirasi masyarakat antara lain, hotmix jalan lingkungan diseluruh lingkungan Kolo, bantuan alat penangkapan ikan (mesin 24 PK, ketinting 5 PK dan jaring), percetakan sawah baru, pembuatan tempat pembuangan sampah sementara di empat titik, lanjutan pembuatan talud di RT. 15 dan RT. 20 lingkungan bonto.

Kelurahan Melayu, warga meminta normalisasi gorong-gorong (ditambah ketinggiannya) di perempatan jalan sebelah Barat Bima 1 disamping gudang bima cepat, pembuatan drainase dan hotmix jalan lingkungan Lewi Jambu, hotmix jalan pabrik es Lingkungan Pali, Rabat gang di RT. 02 Kelurahan Melayu.

Kemudian di Kelurahan Jatiwangi, menginginkan peningkatan jalan tani di lingkungan Tolotongga menuju Oi Te sepanjang 2 KM, drainase Gindi yang jebol perlu di perlebar dan diperbaiki, pembuatan drainase belakang SDN Nomor 58 lingkungan Gindi, Pembangunan kembali tanggul sungai jatiwangi yang jebol, Rehabilitasi Kantor Kelurahan Jatiwangi yang bocor.

Sa’at Djafar mewakili Dapil II dalam menyampaikan hasil reses menyebutkan sejumlah aspirasi masyarakat diantaranya, Kelurahan Manggemaci berharap Rehabilitasi jembatan gantung di lingkungan Waki Kelurahan Manggemaci, Hotmix jalan dan gang Kelurahan Manggemaci, untuk menertibkan kos-kosan perlu dibentuk Perda sebagai dasar pengelolaan kos-kosan, penertiban penyakit sosial (Miras).

Pada Kelurahan Monggonao, lanjutan pembangunan Masjid An’Nur kelurahan Monggonao, pembuatan Gapura perbatasan Kelurahan monggonao dan Kelurahan Manggemaci, Drainase di Lingkungan Karara Kelurahan Monggonao.

Kelurahan Pane, sambungnya, dibuatkan lapangan Volly Ball di Kelurahan Pane, bantuan dana untuk pembangunan Musholla, Rehab Talud untuk menahan banjir di Kelurahan Pane, bantuan pompa air, bantuan untuk alat-alat penggalian kuburan.

Kemudian Kelurahan Nae, normalisasi sungai di Lingkungan Salama Kelurahan Nae, memberikan bantuan dana bakulan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang ada di Kelurahan Nae, insentif atau honor ketua RT/RW Kelurahan Nae.

Sementara itu, dari Dapil III yang disampaikan Nazamudin menyebutkan sejumlah kebutuhan warga diantaranya, Kelurahan Kodo meminta perbaikan jalan usaha tani di So Doro Mila, Oi Iri, Doro Nocu, penyelesaian tukar guling tanah masyarakat yangs ekarang menjadi lapangan dan taman bunga, brojonisasi, pemagaran kuburan dan pembangunan DAM Doro Toi.

Di Kelurahan Lampe, meminta Lanjutan irigasi di sekitar Kantor Kelurahan, irigasi Dam Nae, perbaikan jalan pertanian di So Nggeru, pengadaan Bak sampah di jalan Lintas Sape dan pemenuhan kebutuhan air bersih.

Warga Kelurahan Lelamase, kata dia, meminta pembuatan DAM di Sori Baru, pemagaran kuburan, pengaspalan jalan dan pemasangan lampu jalan, pemasangan listrik gratis, pembuatan talud dan pemagaran kantor Lurah.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *