Tayeb Cuekin Ketua Dewan, Sekwan Geram

Kabupaten Bima, Kahaba.- Nama Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan Kabupaten Bima, M Tayeb kian ramai jadi konsumsi publik. Selain karena sorotan soal beberapa kasus di internal SKPD setempat, Tayeb juga disoroti karena terkesan tidak terbuka untuk memberikan informasi kepada publik.

Sekwan DPRD Kabupaten Bima, H Supratman. Foto: Ady

Sekwan DPRD Kabupaten Bima, H Supratman. Foto: Ady

Tak hanya itu, Tayeb kerap sangat sulit dihubungi belakangan ini. Bukan hanya dirasakan masyarakat dan insan Pers. Namun juga dirasakan oleh Lembaga Legislatif Kabupaten Bima. Tak tanggung-tanggung, beberapa kali telepon langsung Ketua DPRD setempat tak direspon dan dicuekin oleh Tayeb.

Hal itu membuat Lembaga Legislatif Kabupaten Bima geram. Apalagi setelah yang bersangkutan tidak memenuhi undangan klarifikasi dari DPRD setempat beberapa waktu lalu.

“Kadis Pertanian memang sulit dihubungi. Beberapa kali ditelpon Ibu Ketua DPRD untuk koordinasi penting tidak diangkat,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Bima, H Supratman pada Kahaba.net kemarin.

Lantaran gagal dihubungi Ketua Dewan, Ia lalu diperintahkan untuk menghubungi M Tayeb. Hasilnya pun nihil, saat dirinya menelepon beberapa kali. Begitupun ketika di kirim pesan singkat (SMS) sama sekali tidak dibalas.

“Kami heran, kok susah sekali membangun komunikasi dengan Kadis Pertanian ini. Padahal handphonenya selalu aktif. Tidak mungkin setingkat Ketua DPRD menghubungi langsung kalau tidak ada hal penting,” ujar Sekwan di ruang kerjanya.

Ia menyesalkan, sikap Kadis Pertanian yang dianggap tidak komunikatif. “Dia itu Pejabat Eseleon II, apa susahnya sih komunikasi. Kita ini tidak minta proyek. Malah kami lebih mudah menghubungi Sekda atau Bupati ketimbang Tayeb,” kesalnya.

Menurut Sekwan, program pemerintah baru bisa berjalan dengan baik, kuncinya hanya komunikasi. Bila komunikasi dijalin dengan baik, maka dipastikan semua permasalahan dapat diselesaikan dengan mudah.

“Saya berharap, hal seperti itu tidak terulang untuk ke depannya. Bukan hanya untuk Kadis pertanian saja, tetapi juga untuk Kepala Dinas lainnya,” tandas Sekwan.

Hingga berita ini ditulis, Kadis Pertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan, M. Tayeb belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan terkait sorotan tersebut.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *